Kantor Pusat BMKG Ditutup Sementara, Peringatan Dini Bencana Dipastikan Berjalan Normal

Kompas.com - 13/08/2020, 15:32 WIB
Peta zona aktif adalah laporan aktivitas gempa bulanan, dimana BMKG melakukan tugasnya melakukan monitoring gempa di wilayah Indonesia dan bukan prediksi gempa sehingga masyarakat tidak perlu takut dan khawatir. HENDRIK YANTO HALAWAPeta zona aktif adalah laporan aktivitas gempa bulanan, dimana BMKG melakukan tugasnya melakukan monitoring gempa di wilayah Indonesia dan bukan prediksi gempa sehingga masyarakat tidak perlu takut dan khawatir.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) di Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, ditutup sementara. Walau kantor itu ditutup sementara, informasi peringatan dini bencana alam diklaim akan tetap berjalan normal.

Kepala Bagian Humas BMKG Taufan Maulana menjelaskan, pengamatan meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang dilakukan tetap berjalan normal.

"Selama penutupan kantor pusat (pengamatan) tetap terus berjalan normal," ujar Taufan dalam keterangannya kepada Kompas.com, Kamis (13/8/2020).

Layanan informasi prakiraan atau prediksi cuaca maupun peringatan dini terkait bencana alam akan tetap disebarkan kepada masyarakat secara digital.

Baca juga: 31 Karyawan Reaktif Covid-19, Kantor Pusat BMKG Ditutup Selama Sepekan

"Prakiraan/prediksi dan peringatan dini tetap terus terjaga dan tersebar ke masyarakat secara digital realtime, melalui sistem internet of things (IoT) yang selama ini beroperasi di BMKG," kata dia.

Kantor pusat BMKG ditutup sementara setelah 31 karyawan dinyatakan reaktif Covid-19.

Taufan mengatakan, 31 karyawan tersebut dinyatakan reaktif Covid-19 setelah dilakukan rapid test bersama di Puskemas Kemayoran ada Rabu kemarin.

Puluhan karyawan yang reaktif Covid-19 itu langsung diperiksa lebih lanjut dengan swab test polymerase chain reaction (PCR).

Selama penutupan itu, seluruh kegiatan operasional dan administrasi di kantor pusat BMKG akan dilaksanakan dari luar kantor .

Saat ini, para karyawan yang reaktif Covid-19 tersebut sudah menjalani uji swab. Mereka diminta untuk menjalani isolasi mandiri selama menunggu keluarnya hasil pemeriksaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengendara Mobil yang Terekam Buang Kantong Sampah di Kalimalang Bakal Ditindak

Pengendara Mobil yang Terekam Buang Kantong Sampah di Kalimalang Bakal Ditindak

Megapolitan
Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Disamarkan dengan Logistik Sembako

Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Disamarkan dengan Logistik Sembako

Megapolitan
Rapat Anggaran di Puncak Bogor Dianggap Pemborosan, FITRA: DPRD dan Pemprov DKI Harus Diaudit

Rapat Anggaran di Puncak Bogor Dianggap Pemborosan, FITRA: DPRD dan Pemprov DKI Harus Diaudit

Megapolitan
Tersangka Penjambretan Anak Kecil di Kebayoran Lama Coba Hilangkan Barang Bukti

Tersangka Penjambretan Anak Kecil di Kebayoran Lama Coba Hilangkan Barang Bukti

Megapolitan
Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Dua Tersangka Jambret Ponsel Bocah di Kebayoran Lama Berstatus Pelajar, Motifnya Iseng

Megapolitan
Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Rampas Ponsel Bocah di Kebayoran, Tiga Penjambret Ditangkap di Tangerang

Megapolitan
8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

8.000 Personel Gabungan Disiapkan untuk Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja Hari Ini

Megapolitan
Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Marak Pesepeda Jadi Korban Jambret, Berikut Tips Aman Bersepeda

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Pemkot Bekasi Akan Biayai Perawatan Pasien Covid-19 yang Proses Klaimnya Ditolak Kemenkes

Megapolitan
Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Penjelasan Dirut RSUD Cengkareng Insiden Massa Jemput Paksa Pasien Positif Covid-19

Megapolitan
Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Polisi Siapkan Pengalihan Arus Lalin Antisipasi Demo Omnibus Law di Jakarta

Megapolitan
Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Biasanya Pertengahan Tahun, Pengesahan APBD-P DKI 2020 Mundur hingga November

Megapolitan
Dua Tiang Listrik di Kembangan yang Ambruk Kemarin Sore Langsung Diperbaiki

Dua Tiang Listrik di Kembangan yang Ambruk Kemarin Sore Langsung Diperbaiki

Megapolitan
Ada Demo Lagi, Satlantas Jakpus Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Ada Demo Lagi, Satlantas Jakpus Tutup Sejumlah Ruas Jalan

Megapolitan
Masuk Musim Hujan, Warga Bekasi Diminta Waspada Penyakit DBD

Masuk Musim Hujan, Warga Bekasi Diminta Waspada Penyakit DBD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X