Kompas.com - 13/08/2020, 21:13 WIB
Warga Jatikarya protes uang pembebasan lahan Tol Cimaci, Kamis (13/8/2020). Dokumen Polsek Pondok GedeWarga Jatikarya protes uang pembebasan lahan Tol Cimaci, Kamis (13/8/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Warga Jatikarya, Jatisampurna menyampaikan protes dengan cara memasang spanduk di Tol Cibubur Cimanggis Cibitung (Cimaci).

Pasalnya, uang ganti rugi rumah dan tanah mereka yang terkena proyek Tol Cibubur Cimanggis Cibitung (Cimaci) belum juga dibayar.

Kapolsek Pondok Gede Hersiantony mengatakan, ada sekitar 100 orang yang protes dan mengancam untuk berkemah di Tol Cimaci.

“Mereka (warga) menuntut untuk dibayar rugi, itu kan ahli waris. Uangnya belum dibayar, mereka mintanya dibayar,” ujar Hersiantony saat dihubungi, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Polisi Masih Buru 3 Tersangka Pengganjal ATM Asal Lampung yang Beraksi di Tambora

Hersiantony mengatakan, alasan warga protes lantaran uang pembebasan lahannya belum dibayarkan. Padahal proses pembangunan Tol Cimaci ini sudah rampung 80 persen.

Menurut keterangan warga, kata Hersiantony, uang dari pengelola Tol Cimaci, PT Waskita Toll Road ( WTR) sudah diserahkan ke Pengadilan Negeri Bekasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, hingga kini uang tersebut belum dicairkan dan diterima warga.

“Mereka minta Pengadilan Negeri untuk segera mencairkan uangnya. Kan situasi sekarang lagi pandemi begini, mereka alasannya seperti itu,” ucap dia.

Hersiantony mengatakan, warga yang sempat memblokade dan mengancam menginap di Tol Cimaci kini sudah membubarkan diri.

“Sempat (mau menginap), namun kita imbau perlu ada pertemuan Kepala BPN (Badan Pertanahan Nasional) sama Pejabat Pembuat Komitmen. Tadi dijelasin supaya tunggu proses keputusan besok, akhirnya mereka membubarkan diri,” tutur dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

43 Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur akibat Covid-19

43 Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur akibat Covid-19

Megapolitan
Pemprov Banten Umumkan Desain Baru Tugu Pamulang, Wali Kota Tangsel: Jangan Bagus di Gambar Saja

Pemprov Banten Umumkan Desain Baru Tugu Pamulang, Wali Kota Tangsel: Jangan Bagus di Gambar Saja

Megapolitan
Bahas APBD Perubahan, Pemkot Bekasi Anggarkan Rp 458 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Bahas APBD Perubahan, Pemkot Bekasi Anggarkan Rp 458 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Simpang Mampang Sering Banjir, Wawalkot Depok: Karena Warga Masih Buang Sampah ke Kali

Simpang Mampang Sering Banjir, Wawalkot Depok: Karena Warga Masih Buang Sampah ke Kali

Megapolitan
Lokasi Ganjil Genap Jakarta Selama PPKM Level 3

Lokasi Ganjil Genap Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Lanjutkan Penyaluran Bansos Tunai

Pemprov DKI Tak Lanjutkan Penyaluran Bansos Tunai

Megapolitan
Pemprov DKI Bangun Monumen Pahlawan Bangsa di TPU Karet Bivak

Pemprov DKI Bangun Monumen Pahlawan Bangsa di TPU Karet Bivak

Megapolitan
Tangsel Catat 73 Kasus Kekerasan Anak sejak Januari 2021, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Tangsel Catat 73 Kasus Kekerasan Anak sejak Januari 2021, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Megapolitan
Semula Rp 85.000, Tarif Tes Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Semula Rp 85.000, Tarif Tes Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Megapolitan
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Megapolitan
Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak Per Hari

Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak Per Hari

Megapolitan
Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Megapolitan
Simpang Mampang Depok Sering Banjir, Warga Minta agar Segera Ditangani, Jangan Margonda Terus yang Dibenahi

Simpang Mampang Depok Sering Banjir, Warga Minta agar Segera Ditangani, Jangan Margonda Terus yang Dibenahi

Megapolitan
Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Ada 25 Klaster Covid-19 di Sekolah Tatap Muka di Jakarta, Pemprov DKI Disebut Terkesan Tak Siap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.