Hujan Deras, Tanah di Depan Rumah Warga Lenteng Agung Longsor

Kompas.com - 13/08/2020, 22:51 WIB
Petugas PPSU sedang membersihkan puing longsoran dan memasang turap sementara bagian depan rumah milik seorang warga di Jalan Agung Raya 2 Gang Swadaya 2 RT 005/04, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta, Kamis (13/8/2020) yang longsor pukul 16.00 WIB. Dok. Kelurahan Lenteng AgungPetugas PPSU sedang membersihkan puing longsoran dan memasang turap sementara bagian depan rumah milik seorang warga di Jalan Agung Raya 2 Gang Swadaya 2 RT 005/04, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta, Kamis (13/8/2020) yang longsor pukul 16.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan deras di Jakarta mengakibatkan tanah longsor di bagian depan rumah milik seorang warga di Jalan Agung Raya 2 Gang Swadaya 2 RT 005/04, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta, Kamis (13/8/2020) pukul 16.00 WIB.

Lurah Lenteng Agung, Bayu Pasca Soengkono mengatakan tanah longsor juga disebabkan karena pondasi bagian depan rumah yang sudah rapuh.

“Luas longsor 5X3 meter,” kata Bayu dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2020) malam.

Baca juga: Tersambar Petir Saat Hujan, Atap Rumah Warga di Matraman Terbakar

Bayu menambahkan, puing longsoran jatuh ke depan tiga rumah kontrakan. Ia mengatakan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa longsornya bagian rumah milik warga tersebut.

Hingga saat ini, pihak Kelurahan Lenteng Agung sudah menerjunkan anggota Penanganan Prasarana Sarana Umum (PPSU) ke lokasi longsor untuk membersihkan puing-puing longsoran dan membuat turap sementara dari bambu dan asbes.

Proses penanganan longsor berlangsung dari pukul 16.00-19.00 WIB.

“Besok dilanjut untuk menggangkat sebagian puing untuk dibuang dan dibuat pondasi baru,” kata Bayu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Megapolitan
Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Megapolitan
Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X