Pemkot Depok Pastikan Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Masih Tersedia

Kompas.com - 15/08/2020, 07:23 WIB
Kepala Dinas Perhubungan Depok, Dadang Wihana di Kantor Dinas Perhubungan Depok, Kalimulya, Depok, Selasa (16/7/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAKepala Dinas Perhubungan Depok, Dadang Wihana di Kantor Dinas Perhubungan Depok, Kalimulya, Depok, Selasa (16/7/2019).

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok mengumumkan bahwa jumlah tempat tidur yang didedikasikan untuk merawat pasien positif Covid-19 di rumah sakit belum penuh, meski pasien Covid-19 di Depok semakin banyak.

"Kami informasikan bahwa hingga saat ini kapasitas rumah sakit di Kota Depok, dalam hal ini tempat tidur untuk perawatan Covid-19, masih tersedia," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana, Jumat (14/8/2020) malam.

Sebelumnya diberitakan, kasus aktif alias jumlah pasien yang saat ini dinyatakan terjangkit Covid-19 di Depok sudah melampaui ketersediaan tempat tidur.

Baca juga: IDI Sarankan Tambah Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit Covid-19

Data terbaru per kemarin, ada 360 pasien positif Covid-19 di Kota Depok.

Sementara itu, dari 24 rumah sakit di Depok, hanya ada 244 tempat tidur yang tersedia untuk perawatan Covid-19, berdasarkan data Pusat Informasi Covid-19 Kota Depok (Picodep).

Dadang berujar, tempat tidur yang tersedia belum sepenuhnya dihuni pasien positif Covid-19 karena tak semua pasien dirawat di rumah sakit.

Meskipun demikian, ia tak merinci tingkat bed occupancy rate (rasio keterisian tempat tidur), yakni banyaknya tempat tidur yang sudah terisi maupun jumlah yang masih tersedia.

Ia juga tak merinci dari 360 pasien positif Covid-19 saat ini di Depok, berapa yang dikarantina mandiri di rumah serta berapa yang dirawat di rumah sakit karena bergejala sedang dan berat.

"Kasus konfirmasi positif, saat ini selain dirawat di rumah sakit, juga ada yang melaksanakan isolasi mandiri," kata Dadang singkat.

Baca juga: Saat Puskesmas dan Rumah Sakit Tutup Layanan karena Pandemi, Cukupkah Kapasitas Tempat Tidur untuk Pasien Corona?

"Pemerintah pada semua level beserta rumah rakit-rumah sakit swasta tentunya berupaya untuk memberikan layanan maksimal dalam menangani Covid-19 ini," tambah dia.

Hingga data diperbarui kemarin, total sudah ada 1.528 kasus positif Covid-19 yang dilaporkan Pemerintah Kota Depok. Jumlah ini merupakan yang tertinggi seantero Provinsi Jawa Barat.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.113 di antaranya diklaim sembuh dan 55 lainnya meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Megapolitan
UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

Megapolitan
Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Megapolitan
Komplotan Pengedar Narkoba yang Ditangkap Hendak Edarkan Sabu Asal Malaysia di Lombok

Komplotan Pengedar Narkoba yang Ditangkap Hendak Edarkan Sabu Asal Malaysia di Lombok

Megapolitan
Mayat Perempuan Dalam Plastik Sampah di Bogor Teridentifikasi, Korban adalah Pelajar SMA

Mayat Perempuan Dalam Plastik Sampah di Bogor Teridentifikasi, Korban adalah Pelajar SMA

Megapolitan
Terdampak Banjir Kabupaten Bekasi, 2 Jalur KA antara Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang Selesai Diperbaiki

Terdampak Banjir Kabupaten Bekasi, 2 Jalur KA antara Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang Selesai Diperbaiki

Megapolitan
Berkaca dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Kasatpol PP DKI Minta Warga Laporkan Pelanggaran Prokes

Berkaca dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Kasatpol PP DKI Minta Warga Laporkan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Iming-imingi Uang Rp 500.000, WNA Cabuli Remaja hingga 4 Kali

Iming-imingi Uang Rp 500.000, WNA Cabuli Remaja hingga 4 Kali

Megapolitan
12.000 Lansia di Mampang Prapatan Akan Divaksinasi, Puskesmas Tunggu Vaksin Covid-19 dari Kemenkes

12.000 Lansia di Mampang Prapatan Akan Divaksinasi, Puskesmas Tunggu Vaksin Covid-19 dari Kemenkes

Megapolitan
BPPT: Tak Ada Penumpukan Awan di Jabodetabek Setelah Modifikasi Cuaca, Curah Hujan Menurun

BPPT: Tak Ada Penumpukan Awan di Jabodetabek Setelah Modifikasi Cuaca, Curah Hujan Menurun

Megapolitan
PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Wakil Ketua Fraksi Demokrat: Saya Pribadi Tak Setuju

PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Wakil Ketua Fraksi Demokrat: Saya Pribadi Tak Setuju

Megapolitan
PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Fraksi PDI-P Sebut Mending Evaluasi Teknis bersama SKPD

PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Fraksi PDI-P Sebut Mending Evaluasi Teknis bersama SKPD

Megapolitan
Cegah Banjir di Jabodetabek, 16,4 Ton Garam Telah Ditebar dari Atas Perairan Selat Sunda

Cegah Banjir di Jabodetabek, 16,4 Ton Garam Telah Ditebar dari Atas Perairan Selat Sunda

Megapolitan
Bela Anies, Fraksi PKS Nilai Interpelasi yang Diajukan PSI Hanya Pencitraan

Bela Anies, Fraksi PKS Nilai Interpelasi yang Diajukan PSI Hanya Pencitraan

Megapolitan
Fraksi PSI Cari 'Teman' untuk Interpelasi Anies soal Banjir Jakarta

Fraksi PSI Cari "Teman" untuk Interpelasi Anies soal Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X