Warga Bekasi Gelar Pawai Obor, Sebagian Peserta Tak Bermasker

Kompas.com - 19/08/2020, 22:17 WIB
Warga lakukan kegiatan pawai obor di Jalan Juanda, Bekasi Timur, Rabu (18/8/2020). Dokumen Warga Warga lakukan kegiatan pawai obor di Jalan Juanda, Bekasi Timur, Rabu (18/8/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Sejumlah warga menggelar pawai obor untuk menyambut Tahun Baru Islam 1442 H di sejumlah titik di Kota Bekasi, Rabu (19/8/2020).

Pawai itu antara lain berlangsung di Jalan Juanda, Jalan Raya Perjuangan Teluk Pucung, Kranji.

Berdasarkan pantauan dari sejumlah foto di sosial media, masyarakat tampak melakukan pawai obor dengan berkerumun tanpa jaga jarak. Peserta pawai terdiri dari anak kecil hingga lansia yang seharusnya tidak boleh melakukan kegiatan seperti itu di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Beberapa di antara peserta pawai obor itu bahkan tak mengenakan masker. 

Baca juga: Sejumlah Warga Kebon Jeruk Gelar Pawai Obor pada Rabu Malam

Para peserta sepertinya mengabaikan pandemi Covid-19 yang jumlah penderintanya terus meningkat di Kota Bekasi. Hingga saat ini, jumlah kasus Covid-19 di Kota Bekasi adalah 1.324 kasus.

Pelaksana Harian Satpol PP Kota Bekasi, Lindon mengatakan, Satpol PP tengah memantau kegiatan pawai obor di sejumlah titik di wilayah itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Lindon, tindakan yang dilakukan Pemkot Bekasi hanya mengingatkan masyarakat untuk mentaati aturan protokol kesehatan. 

“Kami lagi monitor di lapangan. Kami mengingatkan saja (tidak membubarkan) untuk menerapkan protokol kesehatan,” ucap Lindon saat dihubungi, Rabu.

Lindon mengatakan, masyarakat yang mengikuti pawai obor seharus mematuhi aturan protokol kesehatan. 

Ia mengingatkan agar masyarakat tetap jaga protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Megapolitan
Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Megapolitan
Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Megapolitan
330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

Megapolitan
Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Megapolitan
Ganjil Genap di Jakarta Diperluas, Ini Daftar Ruas Jalan yang Terdampak Aturan

Ganjil Genap di Jakarta Diperluas, Ini Daftar Ruas Jalan yang Terdampak Aturan

Megapolitan
Mobil Tabrak Separator dan Terbalik di Depan Polda Metro Jaya

Mobil Tabrak Separator dan Terbalik di Depan Polda Metro Jaya

Megapolitan
DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

DPRD-Pemkot Depok Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2021

Megapolitan
Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Saat Anak Sulung Ahok Nicholas Sean Ingin Segera Dipanggil Polisi untuk Pulihkan Nama Baik

Megapolitan
Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Pekan Depan Dinas Pendidikan Kota Bekasi Akan Gelar PTM Terbatas untuk PAUD

Megapolitan
Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Ganjil Genap di Kawasan TMII Hanya Diberlakukan untuk Kendaraan Roda 4

Megapolitan
Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Setelah Tragedi Kebakaran yang Tewaskan 49 Napi

Megapolitan
Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Kondisi Satwa di Taman Margasatwa Ragunan Dipastikan Sehat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.