Berisiko Tinggi tapi Dampak Ekonomi Kecil, DPRD Minta Pemkot Bekasi Tutup Tempat Hiburan

Kompas.com - 21/08/2020, 08:11 WIB
Ilustrasi hiburan malam. Philip Mackenzie/sxc.huIlustrasi hiburan malam.
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com- Pemerintah Kota Bekasi akan mempertimbangkan untuk menutup tempat hiburan di wilayah yang masuk dalam zona merah untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Adapun sejak PSBB dilonggarkan, tempat hiburan di Kota Bekasi sudah mulai beroperasi. Mulai dari spa, karaoke, reflexi, dan tempat hiburan malam.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman Juwono Putro meminta Pemerintah segera menutup tempat hiburan di wilayahnya.

“Pemkot perlu melakukan review dan evaluasi terhadap kegiatan bisnis yang memiliki low economical impact, sementara mengandung high health impact dengan menghentikan sementara hingga waktu yang tepat,” ujar Chairoman saat dihubungi, Kamis (21/8/2020).

Baca juga: Tak Setuju Warga Didenda, Walkot Bekasi: Cari Rp 150.000 Sekarang Susah Bukan Main

Menurut dia, sejak tempat hiburan beroperasi di Kota Bekasi banyak kegelisahan dari masyarakat akan penyebaran Covid-19.

Sebab di tempat hiburan tersebut, sebagian masyarakat tak mematuhi protokol kesehatan.

Apalagi jumlah kasus Covid-19 sudah melonjak tinggi. Terakhir Covid-19 di Kota Bekasi tercatat ada 1.324 kasus.

“Pada rapat paripurna kemarin juga sudah disampaikan hal yang sama oleh salah satu anggota DPRD, yaitu kegelisahan akibat kegiatan THM (tempat hiburan malam) Holywing yang meresahkan masyarakat di tengah Pandemi Covid 19 ini,” kata dia.

“Saya yakin halnya sama juga dialami oleh beberapa titik lokasi THM di Kota Bekasi,” tambah Chairoman.

Sementara, salah satu Anggota DPRD, Nicodemus Godjang menyampaikan pengawasan di tempat hiburan sangatlah sulit.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Pertimbangkan Tutup Tempat Hiburan di Zona Merah Covid-19

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Pemprov DKI Raih Anugerah Pemda Informatif 3 Kali Berturut-turut

Megapolitan
Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Pemasangan Spanduk dan Baliho Liar Umumnya Terjadi di Akhir Pekan

Megapolitan
11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

11 Anggota TNI Divonis Bersalah karena Aniaya Warga hingga Tewas

Megapolitan
Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Pura-pura Hendak Beli Pulsa, 2 Pria Rampok Minimarket di Bekasi

Megapolitan
Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Normalisasi Saluran Air di Jalan Panjang Ditargetkan Rampung Desember

Megapolitan
Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Video Perampokan Minimarket di Bekasi Viral, Pelaku Ancam Karyawan dengan Celurit

Megapolitan
Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Polisi: Begal yang Tewaskan Tukang Ojek Beberapa Kali Lakukan Tindak Kejahatan

Megapolitan
Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Dibujuk Pacar, Perempuan yang Coba Bunuh Diri di Apartemen Akhirnya Selamat

Megapolitan
Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Lukai Polisi Saat Ditangkap, Begal di Jakarta Utara Tewas Ditembak

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Polisi Tangkap Komplotan Bajing Loncat, Modus Saat Terjadi Macet

Megapolitan
'Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka...'

"Jangan Ada Kriminalisasi Guru Jika Siswa Tertular Covid-19 karena KBM Tatap Muka..."

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

UPDATE 25 November: Bertambah 38, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Jadi 2.438

Megapolitan
UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 25 November: Bertambah 1.273, Total Ada 130.461 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Kepulauan Seribu Punya Pembangkit Listrik Surya Hybrid Terbesar di DKI Jakarta

Megapolitan
Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Kisah Adi, Berbisnis Modifikasi Sepeda Listrik hingga Raup Omzet Rp 400 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X