Kompas.com - 21/08/2020, 18:22 WIB
Warga melintas di samping replika peti mati dengan petugas yang menggunakan APD di kawasan Kemang, Jakarta, Minggu (16/8/2020). Kegiatan tersebut untuk menyosialisasikan bahaya Covid-19 yang dapat menyebabkan kematian. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAWarga melintas di samping replika peti mati dengan petugas yang menggunakan APD di kawasan Kemang, Jakarta, Minggu (16/8/2020). Kegiatan tersebut untuk menyosialisasikan bahaya Covid-19 yang dapat menyebabkan kematian.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta menggunakan replika peti mati sebagai alat sosialisasi bahaya Covid-19.

Replika peti jenazah Covid-19 tersebut diletakkan di trotoar Jalan Kemang Raya, Bangka.

Peti tersebut berwarna putih dan dilengkapi tulisan "Peti Korban Covid-19" berwarna merah.

Di sebelah peti mati, ada manekin yang berdiri mengenakan alat pelindung diri lengkap (APD) seperti hazmat, masker, dan memakai sepatu boots.

Manekin tersebut terlihat memegang peti dan bertolak pinggang.

Baca juga: Pemprov DKI: Pasang Masker Patung Jenderal Sudirman Baru Wacana

Di bawah replika peti jenazah terdapat data akumulasi kasus Covid-19 di wilayah Jakarta Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari data tersebut, tertulis total kasus positif 206 orang, meninggal dunia 14 orang, sembuh 127 orang, dan perawatan atau pemantauan 65 orang.

Ada pula imbauan yang bertuliskan "Waspada Covid-19. Sayangi nyawa anda dan keluarga Anda."

 Baca juga: UPDATE 21 Agustus Jakarta: Tambah 641 Kasus, Total 1.076 Pasien Covid-19 Meninggal

Lurah Bangka Nofia Ernita mengatakan, replika peti jenazah tersebut sempat dibawa berkeliling jalan protokol sebelum diletakkan di Jalan Kemang Raya. 

"Hal ini merupakan bentuk sosialisasi tentang bahaya Covid-19 bagi masyarakat," ujar Nofia saat dikonfirmasi.

Kasus Covid-19 di Jakarta terus melonjak. Jumlah pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta bertambah 641 orang per Jumat.

Jumlah tersebut meningkat dibanding Kamis kemarin, yakni bertambah 595 orang.

Sehingga jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta hingga hari ini adalah 32.398 orang.

Baca juga: Anies: Temuan Kasus Positif Covid-19 Diasosiakan Buruk, Sesungguhnya Kabar Baik

Berdasarkan data pada laman corona.jakarta.go.id, sebanyak 22.228 orang dari keseluruhan pasien positif Covid-19 sudah sembuh atau bertambah 433 orang dibanding Kamis kemarin. 

Sedangkan 1.076 orang dilaporkan meninggal dunia atau bertambah 15 orang dibanding kemarin.

Sementara itu, sebanyak 9.094 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri.

Hingga hari ini, tercatat 3.728 orang dites PCR. Lalu, tercatat 45.324 orang dites PCR dalam sepekan terakhir dengan tingkat positivity rate sebesar 8,7 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.