Kasus Covid-19 Meningkat, PSBB di Kota Tangerang Diperpanjang Lagi

Kompas.com - 24/08/2020, 08:43 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (16/7/2020). KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (16/7/2020).

TANGERANG, KOMPAS.com - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tangerang, Banten, kembali diperpanjang hingga 14 hari kedepan atau tepatnya hingga 6 September 2020.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, Kota Tangerang bersama dengan dua wilayah di Tangerang Raya sepakat untuk melakukan perpanjangan PSBB setelah melihat kasus Covid-19 yang semakin meningkat.

"Kasus di Tangerang kan lagi banyak ya. Tadi kabupaten Tangerang sama Tangsel kita sepakat minta diperpanjang," ujar dia saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Senin (24//8/2020).

Arief mengatakan, selain meminta masa PSBB diperpanjang, Pemkot Tangerang juga meminta tambahan alat tracing berupa alat PCR dan alat ekstraksi untuk pemeriksaan dengan metode PCR.

Baca juga: Ringkasan PSBB Kota Tangerang Tahap Keenam, Penularan Covid-19 Meningkat hingga Pelonggaran Jam Malam

Pasalnya, alat PCR di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tangerang sudah tidak memadai untuk tracing kasus yang kian meningkat.

"Kami juga minta bantuan ke provinsi untuk menambah alat PCR karena di Kota Tangerang itu Labkesda sudah buka 7 hari seminggu, 24 jam," kata dia.

Arief juga menjelaskan, ada 900 antrean dari sampel swab yang masih belum diperiksa hingga saat ini.

Dia khawatir, apabila tidak cepat dilakukan pemeriksaan PCR, orang yang memiliki sampel positif tapi belum tahu hasilnya bisa menularkan ke lebih banyak orang lagi.

"Karena kalau antrean sampai seminggu, ini kan sudah kemana-mana. Satu orang itu bisa menularkan ke 9 orang," ujar Arief.

Selain meminta bantuan ke Provinsi Banten, Arief juga akan melakukan kerjasama dengan rumah sakit swasta di Kota Tangerang yang memiliki alat PCR.

"Jadi maksudnya kami ngantre 900, kami minta bantuan swasta kan ada RS yang punya alat juga, supaya antrean lebih cepat," kata dia.

Kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang saat ini menembus angka 789 kasus. Dari 789 kasus tersebut, terdapat 44 pasien meninggal dunia, 558 pasien sembuh dan 187 pasien dinyatakan masih dalam perawatan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Friedrich Silaban, Seorang Nasrani yang Pelajari Wudu dan Shalat Demi Rancang Masjid Istiqlal

Friedrich Silaban, Seorang Nasrani yang Pelajari Wudu dan Shalat Demi Rancang Masjid Istiqlal

Megapolitan
Depok Catat 3.844 Warga Masih Positif Covid-19 Saat Ini

Depok Catat 3.844 Warga Masih Positif Covid-19 Saat Ini

Megapolitan
BMKG: Waspadai Hujan yang Disertai Petir di Jakarta Hari Ini

BMKG: Waspadai Hujan yang Disertai Petir di Jakarta Hari Ini

Megapolitan
Saaat Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi Tertahan Rombongan Presiden

Saaat Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kabupaten Bekasi Tertahan Rombongan Presiden

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Mulai Dilgelar di GBK Hari Ini

Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan Mulai Dilgelar di GBK Hari Ini

Megapolitan
Ada 15.876 Korban Banjir di Kota Tangerang, Hanya 200 Pengungsi yang Dites Swab PCR

Ada 15.876 Korban Banjir di Kota Tangerang, Hanya 200 Pengungsi yang Dites Swab PCR

Megapolitan
UPDATE 24 Februari: Ada 43 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Kini 7.105

UPDATE 24 Februari: Ada 43 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya Kini 7.105

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kota Tangerang, Peserta Terbanyak Guru SD hingga SMP

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Kota Tangerang, Peserta Terbanyak Guru SD hingga SMP

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Kota Bogor Dimulai Pekan Depan, 34.785 Pelayan Publik Jadi Prioritas

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Kota Bogor Dimulai Pekan Depan, 34.785 Pelayan Publik Jadi Prioritas

Megapolitan
Terjebak di Lift Stasiun Jatinegara, Penumpang KRL Keluhkan Voice Call yang Mati

Terjebak di Lift Stasiun Jatinegara, Penumpang KRL Keluhkan Voice Call yang Mati

Megapolitan
Kuasa Hukum: Belum Ada Keterangan Saksi yang Buktikan John Kei Lakukan Pembunuhan Berencana

Kuasa Hukum: Belum Ada Keterangan Saksi yang Buktikan John Kei Lakukan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Minta Kasus Pencurian Ponselnya Dihentikan, Selebgram Ajudan Pribadi Juga Beri Uang ke Pelaku

Minta Kasus Pencurian Ponselnya Dihentikan, Selebgram Ajudan Pribadi Juga Beri Uang ke Pelaku

Megapolitan
Pencurian Motor di Tamansari Terekam Kamera CCTV, Seorang Pelaku Pakai Atribut Ojol

Pencurian Motor di Tamansari Terekam Kamera CCTV, Seorang Pelaku Pakai Atribut Ojol

Megapolitan
Pemprov DKI Umumkan 782 Kasus Baru Covid-19, Belum Semua Data Dilaporkan

Pemprov DKI Umumkan 782 Kasus Baru Covid-19, Belum Semua Data Dilaporkan

Megapolitan
Korban Pembacokan di Duri Kosambi: Saya Yakin yang Perintah John Kei

Korban Pembacokan di Duri Kosambi: Saya Yakin yang Perintah John Kei

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X