Status Hunian Kampung Susun Akurium untuk Warga Masih Digodok Pemprov DKI

Kompas.com - 24/08/2020, 18:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara simbolis melaksanakan peletakan batu pertama di Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (17/8/2020) Sudin Kominfotik Jakarta Utara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara simbolis melaksanakan peletakan batu pertama di Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (17/8/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Status hunian yang akan dibangun di Kampung Susun Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, belum dipastikan, apakah akan disewakan atau bisa dihuni secara gratis.

Direktur Rujak Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja mengatakan, hal ini masih menjadi pembahasan antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun para pendamping pembangunan seperti lembaganya.

Menurut dia, hak pengelolaan lahan (HPL) merupakan milik Pemprov DKI Jakarta. Namun, hak guna bangunan (HGB) diupayakan menjadi milik koperasi yang dikelola masyarakat.

Baca juga: Anies: Pembangunan Kampung Susun Akuarium adalah Kemerdekaan Warga

"Gambaran saja, tanahnya itu adalah HPL pemprov DKI, bangunannya ini yang kami sedang negosiasi dengan pemprov DKI, bahwa ini sebaiknya HGB-nya bisa dikelola oleh koperasi," ucap Elisa dalam webinar Kampung Akuarium, Senin (24/8/2020).

Untuk bangunan tetap akan menjadi milik Pemprov DKI Jakarta beserta koperasi dan tidak bisa milik perorangan.

Hal ini untuk mencegah adanya finansialisasi atau bisa dipindahtangankan.

"Karena dia bangunannya kan tinggi, ini juga untuk mencegah finansialisasi supaya enggak dispekulasikan, supaya enggak mudah dipindahtangankan," kata dia.

Baca juga: TGUPP Sebut Pengelolaan Kampung Akuarium Bakal Libatkan Masyarakat

Elisa berujar, yang terpenting saat ini adalah warga Kampung Akuarium bakal segera mendapatkan hunian setelah tinggal di shelter.

"Dalam hal ini bukan soal dikotomi sewa atau milik. Tapi kami ingin keluar dari dikotomi dalam hunian itu sebagai bentuk pemenuhan hak asasi, jangan ditanyakan dia beli atau sewa, tapi bagaimana caranya dia memenuhi secara sosial. Kita keluar dari dikotomi sewa itu," tuturnya.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (17/8/2020) lalu.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X