Pembunuh Bayaran Sempat Jadi Petugas Pajak Gadungan Sebelum Tembak Pengusaha di Kelapa Gading

Kompas.com - 24/08/2020, 21:32 WIB
Lokasi penembakan di Ruko Royal Gading Square, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2020). ANTARA/Fauzi LambokaLokasi penembakan di Ruko Royal Gading Square, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian menangkap 12 tersangka pembunuhan pengusaha Sugianto (51) di depan ruko Royal Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 13 Agustus 2020.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, otak pembunuhan tersebut adalah NL, anak buah Sugianto.

Hasil pemeriksaan, ternyata pengusaha bidang pelayaran tersebut sempat ingin dibunuh dengan cara lain.

NL awalnya berencana membunuh korban di dalam mobil. NL dan suami sirinya, M menyuruh salah satu tersangka dari kelompok sindikat pembunuh bayaran berinisial R untuk berpura-pura jadi petugas pajak.

R awalnya ingin bertemu dengan Sugianto pada 10 Agustus lalu.

Baca juga: Otak Pembunuhan Pengusaha di Kelapa Gading Mengaku Sakit Hati, Sering Diajak Korban Berhubungan Badan

"Yang bersangkutan (R) berpura-pura sebagai petugas pajak dari Kanwil Jakarta Utara. Dibawa ke mobil dan di mobil dieksekusi. Tapi korban tidak mau sehingga rencana tersebut gagal," ujar Nana di Mapolda Metro Jaya, Senin (24/8/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah rencana awal gagal, R, NL, dan M mencari cara lain. Akhirnya disepakati pembunuhan dengan cara menembak Sugianto di ruko Royal Gading Square ketika keluar kantornya.

Sugianto ditembak sekitar pukul 12.00 WIB, oleh eksekutor berinisial DM.

Setelah penyelidikan, polisi menangkap 12 orang. Selain NL dan suami sirinya M, tersangka lain adalah DM alias M, SY, S, MR ,AJ, DW, R, RS, TH. dan SP.

“DM ini bertindak sebagai eksekutor, SY bertindak sebagai orang yang memboncengi DM saat melakukan eksekusi," kata Nana.

Nana menambahkan, tersangka S berperan antar senjata kepada AJ untuk digunakan dalam eksekusi.

Baca juga: Otak Pembunuhan Pengusaha di Kelapa Gading Minta Bantuan Suami Siri untuk Eksekusi

AJ kemudian menyerahkan senjata api kepada MR, lalu MR menyerahkan kepada SY. DW beserta R dan Rs turut serta dalam perencanaan pembunuhan.

Tersangka TH, lanjut Nana, berperan sebagai pihak yang menjual senjata ilegal kepada AJ.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Otak Pemalsuan STNK untuk Nopol Rahasia Mengaku Polisi Mabes Polri

Otak Pemalsuan STNK untuk Nopol Rahasia Mengaku Polisi Mabes Polri

Megapolitan
Crowd Free Night Diterapkan di Kawasan Kota Tua Malam Ini

Crowd Free Night Diterapkan di Kawasan Kota Tua Malam Ini

Megapolitan
Truk Kontainer Tak Sengaja Seret Kabel Telepon di Ciater, Tiangnya Roboh Timpa Gerobak Es

Truk Kontainer Tak Sengaja Seret Kabel Telepon di Ciater, Tiangnya Roboh Timpa Gerobak Es

Megapolitan
Berikut Daftar Bioskop yang Beroperasi di Kota Tangerang, Lengkap dengan Aturannya

Berikut Daftar Bioskop yang Beroperasi di Kota Tangerang, Lengkap dengan Aturannya

Megapolitan
Petugas Bioskop XXI Mal Kelapa Gading Cek Prokes Penonton di Studio Setiap 20 Menit

Petugas Bioskop XXI Mal Kelapa Gading Cek Prokes Penonton di Studio Setiap 20 Menit

Megapolitan
Lihat Api Membakar Rumahnya di Siang Bolong, Nenek di Tangsel: Cuma Bisa Bengong...

Lihat Api Membakar Rumahnya di Siang Bolong, Nenek di Tangsel: Cuma Bisa Bengong...

Megapolitan
Polisi Bongkar Pemalsuan STNK untuk Nopol Rahasia hingga Buat Anggota DPR

Polisi Bongkar Pemalsuan STNK untuk Nopol Rahasia hingga Buat Anggota DPR

Megapolitan
Divonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta, Ini Hukuman bagi Jokowi hingga Anies

Divonis Bersalah atas Polusi Udara Jakarta, Ini Hukuman bagi Jokowi hingga Anies

Megapolitan
20 ASN Jakarta Meninggal Akibat Covid-19 Sepanjang Agustus 2021

20 ASN Jakarta Meninggal Akibat Covid-19 Sepanjang Agustus 2021

Megapolitan
Bioskop Dibuka, Manajemen Prediksi Jumlah Pengunjung Mal Kota Kasablanka Akan Naik

Bioskop Dibuka, Manajemen Prediksi Jumlah Pengunjung Mal Kota Kasablanka Akan Naik

Megapolitan
Bioskop Kembali Beroperasi, Ini Komentar Sineas

Bioskop Kembali Beroperasi, Ini Komentar Sineas

Megapolitan
Divonis Bersalah Soal Polusi Udara Jakarta, Anies: Kami Memutuskan Tidak Banding

Divonis Bersalah Soal Polusi Udara Jakarta, Anies: Kami Memutuskan Tidak Banding

Megapolitan
Divonis Bersalah Soal Polusi Udara Jakarta, Jokowi dan Anies Diharapkan Tak Banding

Divonis Bersalah Soal Polusi Udara Jakarta, Jokowi dan Anies Diharapkan Tak Banding

Megapolitan
Baru Divaksin Dosis Satu, Sejumlah Pengunjung Dilarang Masuk Bioskop XXI Blok M Plaza

Baru Divaksin Dosis Satu, Sejumlah Pengunjung Dilarang Masuk Bioskop XXI Blok M Plaza

Megapolitan
2 Truk Terlibat Kecelakaan di Ciledug, Tak Ada Korban

2 Truk Terlibat Kecelakaan di Ciledug, Tak Ada Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.