Kompas.com - 26/08/2020, 09:44 WIB
Bangunan liar di pinggir rel kereta api, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (15/7/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARBangunan liar di pinggir rel kereta api, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (15/7/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 34 kepala keluarga (KK) warga Kampung Sadar, RT 006/RW 04, Kelurahan Ancol, mengikuti undian untuk mendapatkan unit hunian di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Marunda, Selasa (25/8/2020) kemarin. Mereka akan mendapat unit hunian di Rusunawa Marunda, yang diundi adalah posisi unitnya.

"Pelaksanakan proses pengundian yang dipimpin oleh Kepala UPT Rusunawa Marunda Ageng Darmintoro. Setelah pengundian, mereka langsung melihat ruangan calon tempat tinggal baru mereka," katanya Lurah Ancol Rusmin, Selasa (25/8/2020).

Setelah melihat unit, warga akan mengurus proses pemindahan barang yang sebelumnya ada di Kampung Sadar. Para warga itu sebelum tergurur dari pinggir rel kereta api di Kampung Sadar.

Baca juga: Puluhan Bangunan di Bantaran Rel Kereta di Kampung Sadar Digusur

Semua proses pemindahan barang-barang dilakukan secara bertahap.

"Untuk teknis hari ini warga tidak langsung melakukan pengangkutan barang, namun nantinya akan kami bantu secara simultan. Untuk proses administrasi seperti data kependudukan, perpindahan sekolah buat anak dan lainnya sebisa mungkin akan kami bantu," kata Rusmin.

Kepala UPT Rusunawa Marunda Ageng Darmintoro mengatakan, warga Kampung Sadar akan menempati empat blok yang ada di cluster C Rusunawa Marunda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Cluster C punya lima blok, nantinya mereka akan menempati empat blok, yakni blok C1, C2, C4 dan C5," kata dia.

Warga akan menempati lantai 1 dan lantai 5 yang ada di rusunawa itu. Harga sewa di dua lantai tersebut berbeda.

Suasana di Blok C Rusun Marunda, Jakarta Utara, Jumat (23/2/2018)KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan D Suasana di Blok C Rusun Marunda, Jakarta Utara, Jumat (23/2/2018)

Ageng menambahkan, warga akan diklasifikasikan sesuai dengan usia. Para lansia akan ditempatkan di lantai 1 dengan biaya sewa per bulan Rp 159. 000. Untuk yang usianya lebih muda akan ditempatkan di lantai 5 dengan biaya sewa per bulan Rp 128.000," kata Ageng.

Warga Kampung Sadar itu digusur dari pinggiran rel kereta pada 15 Juli lalu. Penggusuran itu dilakukan PT KAI karena warga mendirikan bangunan liar di lahan milik PT KAI. Keberadaan mereka di pinggir rel juga dinilai membahayakan perjalanan kereta.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.