Penambahan 14 Kasus Positif di Bogor, 7 di Antaranya dari Klaster Keluarga

Kompas.com - 26/08/2020, 20:02 WIB
Ilustrasi virus corona SHUTTERSTOCK/creativenekoIlustrasi virus corona

BOGOR, KOMPAS.com - Data harian Covid-19 Kota Bogor per Rabu (26/8/2020) mencatat penambahan 14 kasus baru positif.

Total hingga hari ini, pasien terkonfirmasi positif di Kota Bogor mencapai 529 orang.

Sementara, tingkat kesembuhan juga mengalami peningkatan dengan penambahan delapan kasus. Sehingga, jumlah pasien yang sudah sembuh hingga hari ini mencapai 316 orang.

"Hari ini jumlah kasus positif bertambah 14 kasus. Tingkat kesembuhan juga meningkat dengan delapan kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno.

Baca juga: Seorang Stafnya Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Lawang Gintung Bogor Tutup 3 Hari

Retno menyampaikan, tujuh dari 14 kasus penambahan yang terjadi hari ini berasal dari klaster rumah tangga (keluarga).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Retno menuturkan, saat ini klaster keluarga menjadi penyumbang terbanyak kasus positif di Kota Bogor.

Ia pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar selalu menjalankan protokol kesehatan dengan lebih disiplin, terutama ketika kembali pulang ke rumah setelah bepergian.

"Saat ini klaster keluarga mendominasi penyebaran. Persentasenya cukup besar. Maka dari itu, protokol kesehatan harus betul-betul dijaga, jangan sampai keluarga di rumah tertular. Ini berbahaya," ucapnya.

Dirinya menambahkan, meningkatnya jumlah kasus positif juga karena masifnya tes usap (swab) yang dilakukan.

Hal itu dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin penyebaran Covid-19.

"Lebih baik terdeteksi lebih cepat sehingga bisa diantisipasi. Kita akan terus lakukan swab test," tutupnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dituding Gelembungkan Dana Reses dan Dipecat, Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun

Dituding Gelembungkan Dana Reses dan Dipecat, Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun

Megapolitan
Anies: Layanan Jantung Terpadu RSUD Tarakan Bikin Warga Jakarta Beruntung

Anies: Layanan Jantung Terpadu RSUD Tarakan Bikin Warga Jakarta Beruntung

Megapolitan
Dinsos: 70 Persen Gelandangan dan Pengemis di Kota Bekasi Merupakan Pendatang

Dinsos: 70 Persen Gelandangan dan Pengemis di Kota Bekasi Merupakan Pendatang

Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Perampokan di Cilandak KKO

Polisi Selidiki Kasus Perampokan di Cilandak KKO

Megapolitan
Alasan PSI Pecat Viani Limardi, dari Langgar Ganjil Genap hingga Gelembungkan Dana Reses

Alasan PSI Pecat Viani Limardi, dari Langgar Ganjil Genap hingga Gelembungkan Dana Reses

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Penembak Pria di Tangerang

Polisi Tangkap Komplotan Penembak Pria di Tangerang

Megapolitan
Jadi Wilayah Paling Padat Penduduk di Jakbar, Kelurahan Kapuk Akan Dimekarkan

Jadi Wilayah Paling Padat Penduduk di Jakbar, Kelurahan Kapuk Akan Dimekarkan

Megapolitan
Viani Limardi Dipecat PSI, Apa Dasar Aturannya?

Viani Limardi Dipecat PSI, Apa Dasar Aturannya?

Megapolitan
Buntut Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver, KPAI Bakal Evaluasi Status Kota Layak Anak Tangsel

Buntut Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver, KPAI Bakal Evaluasi Status Kota Layak Anak Tangsel

Megapolitan
Anggota DPRD Viani Limardi yang Dipecat PSI sebagai Kader Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi

Anggota DPRD Viani Limardi yang Dipecat PSI sebagai Kader Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi

Megapolitan
Ular Kobra Mulai Bermunculan di Permukiman Warga Jaktim, Ini Cara Antisipasinya

Ular Kobra Mulai Bermunculan di Permukiman Warga Jaktim, Ini Cara Antisipasinya

Megapolitan
Potensi Gelombang Ketiga Covid-19, Begini Langkah Pemkot Tangerang

Potensi Gelombang Ketiga Covid-19, Begini Langkah Pemkot Tangerang

Megapolitan
Pemkot Jakpus Gelar Vaksinasi Rabies dengan Layanan Drive Thru

Pemkot Jakpus Gelar Vaksinasi Rabies dengan Layanan Drive Thru

Megapolitan
Meski Tak Penuhi Kuorum, Rapat Paripurna Bahas Interpelasi Formula E Tetap Digelar

Meski Tak Penuhi Kuorum, Rapat Paripurna Bahas Interpelasi Formula E Tetap Digelar

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang 80 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang 80 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.