September, Pemkot Tangerang Gelar Job Fair Online Sediakan 5.390 Lowongan

Kompas.com - 27/08/2020, 18:22 WIB
Antrian pencari kerja yang mencari peruntungan di Cianjur Job Fair 2019 di Lapang Prawatasari, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (25/06/2019) KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANAntrian pencari kerja yang mencari peruntungan di Cianjur Job Fair 2019 di Lapang Prawatasari, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (25/06/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang akan melaksanakan job fair online untuk menampung tenaga kerja baru pada September 2020.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, job fair online ini nantinya akan diikuti oleh 51 perusahaan dari dalam dan luar Kota Tangerang dengan jumlah lowongan pekerjaan yang tersedia sebanyak 5.390.

"Sekarang sistemnya sedang disiapkan, agar bisa dilakukan 100 persen secara online. Mulai dari pendaftaran melalui aplikasi sampai unggah berkas, semuanya dilakukan online," ungkap Arief dalam keterangan tertulisnya, Kamis (27/8/2020).

Baca juga: Perampok Pusat Gadai di Tangerang Pakai Korek Berbentuk Pistol Saat Beraksi

Rencananya, job fair ini akan dilaksanakan pada tanggal 1 - 5 September 2020 nanti.

Namun, tanggal ini masih bersifat tentatif karena masih harus dibahas oleh Dinas Ketenagakerjaan kota Tangerang.

Arief menyampaikan, job fair tersebut dilaksanakan secara online agar tak terjadi kerumunan para pelamar kerja.

Banyaknya warga yang membutuhkan tenaga kerja di tengah pandemi Covid-19 ini diperkirakan akan membuat job fair banyak diminati.

Jika dilakukan secara fisik seperti biasa, dikhawatirkan akan terjadi penularan virus SARS-Cov-19.

"Itu jadi alasan utama Job Fair akan dilakukan secara online," ucap Arief.

Baca juga: Jaringan Internet Gratis untuk Pelajar dan UMKM di 168 RW Kota Tangerang Sudah Terpasang

Lebih lanjut, Wali Kota mengungkapkan Pemkot Tangerang juga telah meluncurkan program bantuan modal usaha bagi para pelaku UMKM melalui program Tangerang Bisa untuk dapat tetap bertahan dalam menghadapi pandemi Covid19.

Data awal Juli 2020, sebanyak 8.282 karyawan di 73 perusahaan yang ada di Kota Tangerang terkena dampak pandemi Covid-19.

"Dengan jumlah yang terdampak karyawannya ada 8.282. Jadi 6.311 yang di-PHK dengan 1.971 yang dirumahkan," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Rachmasyah saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Rabu (8/7/2020).

Rachmansyah mengatakan, data tersebut dikumpulkan Disnaker Kota Tangerang sejak awal pandemi Covid-19 Maret 2020.

Rachmansyah mengatakan, dari perkumpulan pengusaha di Kota Tangerang, tidak ada niat untuk melakukan PHK besar-besaran.

Namun kondisi ekonomi di tengah wabah Covid-19 membuat banyak perusahaan harus memilih jalan PHK.

"Kemungkinan kan itu pendapatannya berkurang artinya penghasilannya berkurang, yang otomatis berimbas pada terjadinya PHK itu," tutur Rachmasnyah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

Megapolitan
Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Gelapkan 48 Motor Sewaan, Satpam di Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT, Lurah Pluit: Warga Sukarela dan Terpaksa Beri Uang

Megapolitan
Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Wajah Baru Halte Senen, Dilengkapi Lift dan Ruang Ramah Perempuan dan Anak

Megapolitan
Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Memasuki Akhir Tahun, PAD Kota Bekasi Belum Capai Target

Megapolitan
Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Rapid Test Massal di Petamburan Tak Diperpanjang

Megapolitan
Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Jika Terbukti Bersalah Lakukan Pungli Bansos, Ketua RT 02 Muara Angke Akan Diberhentikan

Megapolitan
3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

3 Orang Reaktif Covid-19 di Petamburan Kabur Saat Menunggu Swab Antigen

Megapolitan
Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Sempat Ikut Maulid Nabi dan Kontak dengan Jemaah, 120 Warga Tebet Timur Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Anies: Sudah Ada 9.000 Titik Wifi Gratis di Jakarta

Megapolitan
Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Penerimaan Pajak Restoran di Kota Bekasi Rp 198 Miliar, Terbesar di Sektor Pariwisata

Megapolitan
Lurah Pluit Ikut Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT

Lurah Pluit Ikut Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pungli Bansos oleh Ketua RT

Megapolitan
Sekjen AMAN: Kirim Karangan Bunga Bukan Budaya Kami

Sekjen AMAN: Kirim Karangan Bunga Bukan Budaya Kami

Megapolitan
Anies Berencana Sederhanakan Proses Perizinan Pembangunan di DKI

Anies Berencana Sederhanakan Proses Perizinan Pembangunan di DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X