Pegawai Positif Covid-19, Giant Tole Iskandar Depok Ditutup Sementara

Kompas.com - 28/08/2020, 09:20 WIB
Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar rapid test massal Covid-19. Kali ini giat rapid test digelar di Giant Tole Iskandar, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Cilodong, Depok, pada Jumat (22/5/2020). Dok BINBadan Intelijen Negara (BIN) menggelar rapid test massal Covid-19. Kali ini giat rapid test digelar di Giant Tole Iskandar, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Cilodong, Depok, pada Jumat (22/5/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Pusat perbelanjaan Giant Ekstra BBM atau lebih dikenal Giant Tole Iskandar di Depok, Jawa Barat, ditutup sementara sejak Kamis (27/8/2020) kemarin karena satu pengawai di tempat itu terpapar Covid-19.

Penutupan tersebut dikonfirmasi Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 di Depok, Dadang Wihana.

"Yang di Tole Iskandar (ditutup) karena ditemukan satu kasus positif (Covid-19). Berdasarkan informasi, ada kurang lebih 87 sampai 90 (pegawai) yang dilakukan rapid test dengan beberapa hasil reaktif," kata dia kepada wartawan, Kamis malam.

"Maka, untuk melakukan mitigas, baik kepada karyawan maupun customer dan warga, berdasarkan hasil musyawarah kami di Gugus Tugas dan melibatkan Disdagin Kota Depok menutup sementara operasional pusat perbelanjaan tersebut," tambah dia.

Baca juga: Buka Setelah Jadi Klaster Covid-19, Giant Margo City Klaim Telah Musnahkan Sayur dan Buah

Dadang mengatakan, penutupan sementara Giant Tole Iskandar dilakukan hingga 3 September 2020 atau sepekan sejak awal penutupan.

"Mengapa 7 hari, karena sambil menunggu hasil swab PCR yang tindak lanjut dari yang reaktif rapid test-nya," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peristiwa itu menjadi kali kedua ritel Giant Ekstra di Depok ditutup sementara karena pegawainya diketahui positif Covid-19.

Ritel Giant Ekstra Margo City terlebih dulu tutup pada pertengahan Agustus setelah belasan pegawainya diketahui positif Covid-19.

Selama penutupan, manajemen Giant Ekstra Tole Iskandar diminta untuk melakukan mitigasi berupa pembersihan dan disinfeksi seluruh area. Selain itu, lanjut Dadang, Gugus Tugas juga meminta manajemen melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada seluruh pegawainya secara mandiri.

"Saya mohon seluruh warga agar selalu waspada di keramaian, juga tidak membawa lansia dan balita atau anak-anak di keramaian," ujar dia.

Kasus Covid-19 di Depok terus meningkat signifikan sejak adanya lonjakan pertambahan kasus baru pada 31 Juli 2020.

Berdasarkan data terakhir kemarin, jumlah kasus positif Covid-19 yang dilaporkan Pemerintah Kota Depok sudah mencapai 2.056 kasus, tertinggi di Jawa Barat. Dari jumlah itu, sebanyak 1.392 pasien dinyatakan pulih, sedangkan 72 lainnya meninggal dunia.

Dari jumlah itu, sebanyak 592 pasien kini sedang ditangani (kasus aktif), baik isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Tuduhan Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Polisi Tangkap dan Tahan Youtuber Savas

Soal Tuduhan Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Polisi Tangkap dan Tahan Youtuber Savas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Megapolitan
Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Megapolitan
Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Megapolitan
DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Megapolitan
Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Megapolitan
Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Megapolitan
Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Megapolitan
Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Megapolitan
Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Megapolitan
Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Megapolitan
Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa Terkait Kebakaran

Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa Terkait Kebakaran

Megapolitan
Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.