Kompas.com - 28/08/2020, 11:47 WIB
Viola Oktavio, siswi berhasil lolos PPDB zonasi di SMAN 8 Jakarta. Tangkapan layar Youtube Pemerintah Provinsi DKI JakartaViola Oktavio, siswi berhasil lolos PPDB zonasi di SMAN 8 Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 tak hanya menyisakan kisah sedih karena ada beberapa siswa yang tidak bisa masuk sekolah negeri.

Di sisi lain, PPDB dengan model zonasi kini juga meninggalkan sepenggal kisah haru seorang anak sopir angkot yang berhasil masuk sekolah impiannya.

Dia adalah Viola Oktavio yang berhasil lolos PPDB zonasi di SMAN 8 Jakarta. Viola adalah anak sopir angkot 06 rute Kampung Melayu-Gandaria, sedangkan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga.

Baca juga: Kala Siswi Berprestasi Peraih 700 Piala Gagal PPDB Jakarta karena Usia dan Berharap Bangku Kosong...

 

Dalam video yang diunggah akun Youtube Pemerintah Pronvinsi DKI Jakarta, Selasa (25/8/2020), Viola mengaku tak pernah menduga dirinya bisa lolos PPDB SMAN 8 Jakarta.

Pasalnya sekolah tersebut dikenal sebagai salah satu sekolah unggulan di Ibu Kota. Sebelum adanya sistem zonasi, sekolah itu selalu jadi rebutan seluruh siswa di Jakarta.

Kondisi itu membuat persaingan masuk SMAN 8 Jakarta sangat sengit.

"Enggak nyangka, senang banget bisa keterima di SMA 8 Jakarta. Saya diterima di SMAN 8 sesuai dengan harapan saya karena saya ingin sekali sekolah di SMA 8 karena dekat rumah, sekolahnya bagus," kata Viola.

Baca juga: Siswi Peraih 700 Piala Tak Diterima di SMA Mana Pun, Ini Penjelasan Disdik Jakarta

 

Ayah Viola, Adi Jasmara mengaku putrinya selalu berkeinginan untuk sekolah di dekat rumahnya untuk meringankan beban biaya keluarganya.

"Anak kita bilang dia inginnya sekolah mau yang dekat karena faktor dari orang tua juga. Orang tuanya susah, enggak ada kendaraan bolak balik, terus biaya juga," kata dia.

Oleh karena itu, dia bersyukur anaknya kini diterima di SMA 8 Jakarta. Hal itu menunjukkan orang dengan penghasilan rendah masih bisa sekolah di sekolah negeri dan berstatus unggulan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Megapolitan
Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Megapolitan
Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Megapolitan
Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Megapolitan
Pelaku yang Aniaya Bocah di Serpong Tak Ditahan Polisi karena Masih di Bawah Umur

Pelaku yang Aniaya Bocah di Serpong Tak Ditahan Polisi karena Masih di Bawah Umur

Megapolitan
Kronologi Polisi Acungkan Pistol ke Warga, Berawal Diteriaki 'Begal' oleh Pemuda Mabuk

Kronologi Polisi Acungkan Pistol ke Warga, Berawal Diteriaki "Begal" oleh Pemuda Mabuk

Megapolitan
Sebelum Dibunuh di Jatisampurna, Korban Diperingatkan untuk Akhiri Hubungan dengan Suami Pelaku tapi...

Sebelum Dibunuh di Jatisampurna, Korban Diperingatkan untuk Akhiri Hubungan dengan Suami Pelaku tapi...

Megapolitan
Panitia Sebut Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta pada 27-28 Mei

Panitia Sebut Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta pada 27-28 Mei

Megapolitan
Rusun Cipinang Besar Utara Siap Tampung Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Rusun Cipinang Besar Utara Siap Tampung Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Megapolitan
Kasus Pengeroyokan Ade Armando Sudah Tahap Pelengkapan Berkas, Polisi: Tersangka Ada 6

Kasus Pengeroyokan Ade Armando Sudah Tahap Pelengkapan Berkas, Polisi: Tersangka Ada 6

Megapolitan
4 Pelaku Lain yang Aniaya Bocah di Serpong Menyerahkan Diri ke Polisi

4 Pelaku Lain yang Aniaya Bocah di Serpong Menyerahkan Diri ke Polisi

Megapolitan
Plt Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tak Terbawa Euforia Lepas Masker di Ruang Publik

Plt Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tak Terbawa Euforia Lepas Masker di Ruang Publik

Megapolitan
Modus Pencuri di Jakarta Barat: Tuduh Anak-anak Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor

Modus Pencuri di Jakarta Barat: Tuduh Anak-anak Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor

Megapolitan
Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.