Kompas.com - 28/08/2020, 13:26 WIB
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan akan membuka crisis centre bagi korban LGBT, ditemui usai menghadiri acara peresmian alun-alun Kota Depok, Minggu (12/1/2020) KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIWali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan akan membuka crisis centre bagi korban LGBT, ditemui usai menghadiri acara peresmian alun-alun Kota Depok, Minggu (12/1/2020)

DEPOK, KOMPAS.com - Calon kandidat wali kota Depok, Mohammad Idris berharap agar tidak ada lagi partai politik yang keluar dari barisan koalisinya jelang pendaftaran ke KPU pada 4 September 2020 mendatang.

Saat ini, Idris yang notabene kalangan nonpartai akan diusung oleh PKS dan didampingi calon wakil dari partai tersebut, Imam Budi Hartono.

Beberapa partai di luar PKS dalam Koalisi Tertata yang sempat menyatakan dukungan adalah Demokrat, PAN, dan PPP.

Namun dari tiga partai itu, baru Demokrat dan PPP yang sudah mengeluarkan SK dukungan.

Idris pun berharap PAN tak keluar dari koalisi karena hanya partai berlambang matahari itu yang sampai sekarang belum secara resmi mendukungnya.

Baca juga: Jelang Pilkada Depok, Wali Kota Mohammad Idris: Insya Allah Sedikit Lagi Deklarasi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Masih ada waktu, menurut saya hingga tanggal 4 September. Kami berharap PAN tetap bersama koalisi," ujar Idris kepada wartawan, Kamis (27/8/2020).

Sebelumnya, Koalisi Tertata terdiri dari 4 partai dengan perolehan 12 kursi di DPRD, yakni Demokrat, PAN, PPP, dan PKB. Dalam perjalanannya, PKB memutuskan keluar lantaran calon yang didukung oleh koalisi tersebut adalah Mohammad Idris yang dianggap tak sejalan.

PKB dikabarkan menyeberang ke kubu lawan, yakni poros Gerindra-PDI-P yang mengusung Pradi Supriatna.

Keluarnya PKB membuat perolehan kursi di Koalisi Tertata tinggal 9 kursi. Apabila PAN juga angkat kaki, maka perolehan kursi itu gembos lagi menjadi 6 kursi saja.

"Kami masih menunggu PAN. Kami masih berkomitmen dengan pertemuan di wilayah Tapos, saat itu deklarasi di tingkat kota dengan teman-teman dari Koalisi Tertata (sepakat mengusung Idris). Kita masih menunggu (sikap resmi) PAN," jelas Ketua Dewan Pimpinan Daerah PKS Kota Depok, Hafitd Nasir kepada wartawan, Kamis.

Baca juga: Jelang Pendaftaran Pilkada Depok, Idris Siapkan Visi Misi hingga Timses

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Megapolitan
Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Megapolitan
Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Megapolitan
Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Megapolitan
Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Megapolitan
Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Megapolitan
DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.