Antrean di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Mengular hingga 1 Kilometer

Kompas.com - 28/08/2020, 13:51 WIB
Antrean warga yang hendak mengikuti sidang tilang di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Tanjung Barat, Jakarta, Jumat (28/8/2020) pagi, mengular hingga satu kilometer. Dok. IswahyudiAntrean warga yang hendak mengikuti sidang tilang di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Tanjung Barat, Jakarta, Jumat (28/8/2020) pagi, mengular hingga satu kilometer.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar sebuah video yang berisi rekaman antrean masyarakat di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Tanjung Barat, Jakarta pada Jumat (28/8/2020) pagi di media sosial Instagram. Antrean tersebut terlihat mengular.

Saat dikonfirmasi, Iswahyudin, pengunggah video antrean tersebut mengatakan bahwa antrean terjadi karena banyak masyarakat hendak mengurus tilang di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Iswahyudi turut mengantre untuk menjalani sidang tilang surat izin mengemudi (SIM).

Baca juga: Viral, Video Antrean Orang Mau Cerai di Pengadilan Agama Bandung

Ia harus mengantre hingga 2,5 jam sampai bisa mendapatkan kartu tanda urutan mengambil SIM yang ditilang.

Iswahyudi mengatakan, antrean mengular terjadi dari area Komplek Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan hingga pintu masuk.

“Saya datang jam 08.30 WIB. Antrean terus bertambah, bisa satu kilometer, ” kata Iswahyudi saat dihubungi, Jumat (28/8/2020) siang.

Ia berhasil masuk ke area Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Ribuan Warga Urus Tilang di Kejaksaan Negeri Jakbar, Panjang Antrean Lebih dari 1 Km

Ia mengatakan, antrean masyarakat di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terus bertambah hingga saat ini.

“Karena orang terus berdatangan dan antrean terus mengular,” ujarnya.

Menurut dia, pihak Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan membagikan dua jenis kartu antrean yaitu kuning dan pink.

Masing-masing kartu diberikan kepada 500 orang.

“Tetapi yang kuning di-hold sampai shalat Jumat. Yang diterima 1-100 saja. Sisanya setelah shalat Jumat,” lanjutnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Megapolitan
UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Megapolitan
Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Megapolitan
Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Pejabat Pemprov DKI Bakal Dites Swab

Wagub DKI Positif Covid-19, Pejabat Pemprov DKI Bakal Dites Swab

Megapolitan
Jelang Masa Tenang, Muhamad-Sara Bakal Sering Blusukan di Tangsel

Jelang Masa Tenang, Muhamad-Sara Bakal Sering Blusukan di Tangsel

Megapolitan
Ular Kobra Jawa Sepanjang 1,5 Meter Ditemukan di Dalam Tong

Ular Kobra Jawa Sepanjang 1,5 Meter Ditemukan di Dalam Tong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X