17,9 Ton Gumpalan Minyak Terkumpul di Perairan Pulau Pari dan Tidung

Kompas.com - 28/08/2020, 18:14 WIB
Petugas dari Pertamina dibantu PPSU Kepulauan Seribu mengumpulkan gumpalan minyak di sekitar Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Rabu (12/8/2020) Humas Pertamina Petugas dari Pertamina dibantu PPSU Kepulauan Seribu mengumpulkan gumpalan minyak di sekitar Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Rabu (12/8/2020)

KEPULAUAN SERIBU, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sudah mengumpulkan belasan ribu kantong plastik berisi gumpalan minyak di perairan Pulau Tidung dan Pulau Pari.

Gumpalan minyak itu pertama kali muncul pada Selasa (11/8/2020), dan mencemari sebagian wilayah perairan.

"Pulau Tidung terkumpul sebanyak 2.614 kilogram dari 187 karung. Pulau Pari terkumpul sebanyak 15.280 kilogram dari 1.528 karung. Total secara keseluruhan 1.715 karung dengan berat 17.894 kilogram," kata Kasudin LH Kep. Seribu Djoko Rianto Budi saat dikonfirmasi, Jumat (28/8/2020).

Karung-karung yang sudah terkumpul ditempatkan di satu tempat khusus.

Nantinya, pihak Sudin LH bersama Pertamina Hulu Energi akan menghancurkan gumpalan minyak tersebut.

"Baru dikumpulkan dan diidentifikasi oleh tim LH, langkah berikutnya pengangkutan dan pemusnahan yang akan dibantu oleh PHE OSES," kata Djoko.

Sejauh ini, pihak Sudin LH dan PHE OSES masih meneliti kandungan yang ada dalam gumpalan minyak.

PHE OSES membutuhkan waktu sekitar tiga minggu guna meneliti sampel gumpalan minyak yang diteliti di kantor Lemigas, Jakarta Selatan.

Sementara itu, Djoko menduga gumpalan minyak berasal dari sisa bahan bakar minyak kapal yang melintas di sekitar perairan Kep. Seribu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Megapolitan
Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Jelang Kedatangan PM Jepang, Akses Jalan Menuju Istana Bogor Ditutup

Megapolitan
PT Khong Guan Kembali Datangi Warga Korban Banjir untuk Data Kerugian

PT Khong Guan Kembali Datangi Warga Korban Banjir untuk Data Kerugian

Megapolitan
Jokowi Sambut PM Jepang di Istana Bogor Sore Nanti, 1.000 Personel Disiagakan

Jokowi Sambut PM Jepang di Istana Bogor Sore Nanti, 1.000 Personel Disiagakan

Megapolitan
BEM SI Sebut 1 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Maruf seperti Negeri Dongeng

BEM SI Sebut 1 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Maruf seperti Negeri Dongeng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X