Kompas.com - 28/08/2020, 18:49 WIB
IKEA IKEA Indonesia IKEA

JAKARTA, KOMPAS.com - IKEA Alam Sutera kembali melakukan penutupan ritelnya sementara pada Jumat (28/8/2020), hingga waktu yang belum ditentukan.

Penutupan tersebut dilakukan untuk melakukan pembersihan terhadap toko furniture di tengah pandemi Covid-19.

"Menjawab pertanyaannya, ya betul toko IKEA ditutup hari ini karena saat ini kami sedang melakukan deep cleaning," ujar Public Relations IKEA Indonesia, Ririn Basuki saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat.

Baca juga: 7 Pejabat DKI Jakarta Positif Covid-19, Balai Kota Tak Ditutup

Menurut Ririn, upaya pembersihan gedung tersebut dilakukan demi mengedepankan kesehatan dan keselamatan bagi para pelanggan.

"Kami belum bisa mengkonfirmasi hal ini (soal karyawan terpapar Covid-19) dan masih menunggu hasil pemeriksaan. Ini karena kesehatan dan keselamatan pelanggan maupun co-worker adalah prioritas kami," ucapnya.

Ririn menegaskan, jadwal pembukaan IKEA Alam Sutera belum dapat dipastikan. Pihaknya akan melakukan pembersihan secara menyeluruh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dibuka kembali jika prosedur pembersihan mendalam/deep cleaning dan desinfeksi telah dilakukan secara menyeluruh," ucapnya.

Baca juga: UPDATE 28 Agustus: Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tambah 816, Positivity Rate 10,1 Persen

Sebelumnya, IKEA Alam Sutera pernah menutup ritelnya pada 11 Mei 2020.

Penutupan tersebut sebagai imbas dari viralnya video rekaman di media sosial yang menunjukkan bahwa IKEA ramai dikunjungi masyarakat di Kota Tangerang dan didatangi Satpol PP.

Ririn saat itu mengatakan, keputusan untuk menutup IKEA Alam Sutera dilakukan secara sukarela dan bukan karena pelanggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.