Pengendara dari Arah Jalan Gatot Subroto Dilarang Lintasi Jalan Tembus Garnisun

Kompas.com - 31/08/2020, 20:06 WIB
Rambu lalu lintas dilarang masuk dan water barrier dipasang di jalan Tembus Garnisun-Jalan Raya Gatot Subroto. Jalan Tembus Garnisun-jalan Raya Gatot Subroto hanya bisa dilewati oemgendara dari arah RS Siloam. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJORambu lalu lintas dilarang masuk dan water barrier dipasang di jalan Tembus Garnisun-Jalan Raya Gatot Subroto. Jalan Tembus Garnisun-jalan Raya Gatot Subroto hanya bisa dilewati oemgendara dari arah RS Siloam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tembus Garnisun hanya bisa dilintasi dari arah RS Siloam atau belakang Universitas Atmajaya Jakarta ke arah Jalan Raya Gatot Subroto.

Pengendara bermotor maupun tak bermotor dari arah Jalan Gatot Subroto dilarang melintasi jalan tembus ke arah RS Siloam.

Pantauan Kompas.com, ada rambu larangan masuk di ujung jalan di sisi Jalan Gatot Subroto.

Ada juga beberapa water barrier yang diletakkan di ujung jalan.

Adapun, jalan tembus dari Jalan Garnisun tepatnya dari arah RS Siloam ke arah Jalan Raya Gatot Soebroto di seberang Mapolda Metro Jaya kini bisa dilewati pengendara bermotor pada Senin (31/8/2020).

Baca juga: Pengendara Kini Bisa Langsung ke Jalan Gatot Soebroto lewat Jalan Pintas Garnisun

Pengendara dari arah RS Siloam tak perlu memutar ke arah depan Plaza Semanggi untuk menuju Jalan Raya Gatot Soebroto.

Wakil Wali Jakarta Selatan, Isnawa Adji Kota berharap dengan resmi dibukanya jalan tembusan ini dapat memperlancar arus lalu lintas dan juga dapat efektif mengurai kemacetan.

Ia tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Mangkuluhur City atas komitmennya dalam memajukan kota Jakarta.

“Dan mendukung program-program pemerintah dengan memberikan kewajibannya dalam hal ini fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos/fasum),” ujar Isnawa dalam keterangan tertulis, Senin.

Jalan itu terletak di antara Plaza Semanggi dengan Apartemen Mangkuluhur City.

Baca juga: Beban Tol Dalam Kota Sudah Maksimal, Jasa Marga Minta Wacana Jalur Sepeda Dipertimbangkan Lagi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

Megapolitan
Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Megapolitan
Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Megapolitan
Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X