Muncul Klaster Pendidikan di Tangsel, 15 Guru dan Karyawan Sekolah Positif Covid-19

Kompas.com - 31/08/2020, 20:13 WIB
Ilustrasi sekolah. pu.go.idIlustrasi sekolah.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebut muncul klaster baru pasien Covid-19 dari sektor pendidikan.

Hal itu diketahui setelah ditemukan sejumlah guru dan karyawan di salah satu sekolah di Tangsel yang positif Covid-19.

"Bisa dibilang kini muncul klaster pendidikan, walaupun sekolah itu belum dibuka," ujar Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2020).

Benyamin mengatakan, tercatat ada 15 guru dan karyawan sekolah yang terinfeksi Covid-19. Dua di antaranya diketahui sudah sembuh setelah mendapatkan perawatan.

Baca juga: Khawatir Imported Case Covid-19, Pemkot Tangsel Minta Pergerakan Warga di Perbatasan Jakarta Diawasi

Kendati demikian, Benyamin enggan menjelaskan lokasi penyeberan dan jumlah guru yang terinfeksi virus corona tipe 2. Dia hanya memastikan tidak ada siswa di sekolah tersebut yang tertular Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu karena kegiatan pembelajaran tatap muka memang belum dilakukan dan hanya guru beserta karyawan yang sudah beraktivitas di sekolah.

"Yang memang terkena Covid-19 sudah 15. Hari ini dua sembuh, hasil swab terakhirnya negatif Covid-19," kata dia.

"Tetapi memang ini menjadi klaster baru di kita, dan ini harus kita perlu cermati betul," sambungnya.

Untuk diketahui, total kasus positif Covid-19 di Kota Tangsel hingga Minggu (30/8/2020) mencapai 782 kasus.

Baca juga: UPDATE: Tambah 9 Kasus, 101 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Dari jumlah tersebut, 636 pasien dinyatakan sembuh. Angka kesembuhan bertambah tujuh orang dari data terakhir pada Sabtu (29/8/2020).

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga  dan Penyertaan Tuhan

Di Balik Patung Jakob Oetama yang Sederhana, Pena Berharga dan Penyertaan Tuhan

Megapolitan
Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Ada Temuan Pelanggaran Prokes, SDN 05 Jagakarsa Belum Gelar PTM hingga Saat Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 27 September: Bertambah 7 Kasus Covid-19 dan 25 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Ketua DPRD DKI Sebut Rapat Bamus Interpelasi Disetujui Tujuh Fraksi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 di Depok Capai 1 Juta Penduduk, Masih Kurang 600.000 dari Target

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Bantah Gelembungkan Dana Reses yang Dituduhkan PSI

Megapolitan
Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Januari-September, DLH Temukan 7 TPS Ilegal di Kota Tangerang

Megapolitan
Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Seorang Tukang Bangunan Tewas Tersengat Listrik di Duren Sawit

Megapolitan
Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Korban Pelecehan KPI Minta Perlindungan LPSK agar Tak Dilaporkan Balik

Megapolitan
Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Demo di Depan Gedung KPK Berakhir, Polisi dan Mahasiswa Punguti Sampah

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Anggota DPRD DKI Viani Limardi Mengaku Belum Terima Surat Pemecatannya sebagai Kader PSI

Megapolitan
Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti di Kembangan, Pihak Penyedia Jasa Keamanan Turut Diperiksa

Megapolitan
Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Dipanggil terkait Kasus Dugaan Pungli 16 Sekuriti, Ketua RW di Kembangan Tak Hadir

Megapolitan
Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Awasi Aktivitas di 6 TPS Liar yang Disegel, DLH Kota Tangerang Gandeng Satpol PP

Megapolitan
Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Kasus Bayi Dijadikan Manusia Silver di Tangsel, Polisi Diminta Ikut Aktif Cegah Eksploitasi Anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.