Ada Peti Mati di Taman Ayodya, Wali Kota Sebut agar Masyarakat Tak Remehkan Covid-19

Kompas.com - 01/09/2020, 18:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Peti mati diletakkan di Taman Ayodya, Kebayoran Baru, Jakarta pada Selasa (1/9/2020) sore.

Peti ini diharapkan menjadi pengingat masyarakat terkait bahaya Covid-19.

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali mengatakan, peletakan peti jenazah di area publik seperti taman adalah salah satu upaya sosialisasi bahaya Covid-19.

Menurutnya, peti mati merupakan simbol pengingat yang juga dipasang di kecamatan-kecamatan lain di Jakarta Selatan.

Baca juga: Monumen Peti Mati Tanda Bahaya Covid-19 Dipasang di Pademangan Barat

"Dengan pemasangan keranda jenazah (peti mati) ini, artinya kita mengingatkan masyarakat apabila kita meremehkan Covid-19 boleh jadi tanpa kita sadari kita bakal terkena itu (Covid-19)," kata Marullah di Taman Ayodya, Jakarta, Selasa (1/9/2020) sore.

Ia meminta masyarakat untuk berhati-hati dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan seperti 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak harus betul-betul dilakukan saat berada di luar rumah.

"Protap ini harus betul-betul didukung oleh masyarakat, disadari, dan kami pemerintah tentu mengedukasi. Bersama dengan TNI-Polri, camat dan lurah kami bergerak setiap hari mengingatkan masyarakat akan bahaya Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya, penggunaan peti mati sebagai media sosialisasi bahaya Covid-19 sudah dilakukan di beberapa tempat di Jakarta Selatan seperti di Jalan Kemang Bangka, Perempatan Fatmawati Cilandak, dan Simpang Tiga Kalibata Pancoran.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Buka Layanan 'Hotline' Titip Rumah Saat Mudik Libur Natal dan Tahun Baru

Polisi Buka Layanan "Hotline" Titip Rumah Saat Mudik Libur Natal dan Tahun Baru

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Heru Ajak Warga Dukung Normalisasi Ciliwung | Potensi Pergerakan Tanah di 10 Kecematan | Berebut Foto di Halte 'Kapal Pesiar'

[POPULER JABODETABEK] Heru Ajak Warga Dukung Normalisasi Ciliwung | Potensi Pergerakan Tanah di 10 Kecematan | Berebut Foto di Halte "Kapal Pesiar"

Megapolitan
PT MRT Jakarta Targetkan Buka 5 Taman Literasi di Ibu Kota Tahun 2023

PT MRT Jakarta Targetkan Buka 5 Taman Literasi di Ibu Kota Tahun 2023

Megapolitan
JXB Berencana Bangun Dermaga di Kali Ciliwung

JXB Berencana Bangun Dermaga di Kali Ciliwung

Megapolitan
4 Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Prada Indra Ditahan

4 Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Prada Indra Ditahan

Megapolitan
Heru Budi Aktifkan Lagi Jabatan Deputi Gubernur, Fraksi PKS: Pasti Ada Unsur Politis

Heru Budi Aktifkan Lagi Jabatan Deputi Gubernur, Fraksi PKS: Pasti Ada Unsur Politis

Megapolitan
Ancam Sebarkan Data Nasabah, Kantor Pinjol di Manado Digerebek Polda Metro Jaya

Ancam Sebarkan Data Nasabah, Kantor Pinjol di Manado Digerebek Polda Metro Jaya

Megapolitan
Festival Warga Bantu Warga, Ajang Komunitas Galang Dana untuk Menolong Sesama...

Festival Warga Bantu Warga, Ajang Komunitas Galang Dana untuk Menolong Sesama...

Megapolitan
Polda Metro Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado Usai Warga Melapor Diancam

Polda Metro Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Manado Usai Warga Melapor Diancam

Megapolitan
Fraksi PKS Sebut Deputi Gubernur DKI Selama Ini Cuma Jabatan 'Parkir'

Fraksi PKS Sebut Deputi Gubernur DKI Selama Ini Cuma Jabatan "Parkir"

Megapolitan
Serunya Beraktivitas di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Bermain dengan Cucu hingga Baca Buku...

Serunya Beraktivitas di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Bermain dengan Cucu hingga Baca Buku...

Megapolitan
Dukung Heru Budi Angkat Deputi Gubernur daripada TGUPP, F-PDIP: Ini Formal, Amanat UU

Dukung Heru Budi Angkat Deputi Gubernur daripada TGUPP, F-PDIP: Ini Formal, Amanat UU

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Manado Digerebek, 'Debt Collector' dan Bosnya Jadi Tersangka

Kantor Pinjol Ilegal di Manado Digerebek, "Debt Collector" dan Bosnya Jadi Tersangka

Megapolitan
Heru Budi Disarankan Tak Cuma Angkat 1 Deputi Gubernur untuk Bantu Tugasnya

Heru Budi Disarankan Tak Cuma Angkat 1 Deputi Gubernur untuk Bantu Tugasnya

Megapolitan
Beredar Video Tarif Parkir Motor Liar di Sekitar Grand Indonesia Rp 10.000, Fakta: Di Pasar Lebih Ngeri Lagi

Beredar Video Tarif Parkir Motor Liar di Sekitar Grand Indonesia Rp 10.000, Fakta: Di Pasar Lebih Ngeri Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.