JPO Bank Indonesia Dibongkar untuk MRT, Arus Lalu Lintas Dialihkan Mulai 2 September

Kompas.com - 02/09/2020, 13:09 WIB
Prajurit TNI AD berjaga di depan pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (27/5/2020). TNI-Polri mulai Selasa (26/5) menggelar pendisiplinan protokol kesehatan di 1.800 titik sarana publik yang berada di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang bertujuan untuk menegakkan disiplin dan protokol kesehatan masyarakat saat pelaksanaan aktivitas normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww. ANTARA FOTO/Aprillio AkbarPrajurit TNI AD berjaga di depan pintu masuk Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (27/5/2020). TNI-Polri mulai Selasa (26/5) menggelar pendisiplinan protokol kesehatan di 1.800 titik sarana publik yang berada di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota yang bertujuan untuk menegakkan disiplin dan protokol kesehatan masyarakat saat pelaksanaan aktivitas normal baru di tengah pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT MRT Jakarta akan membongkar jembatan penyeberangan orang (JPO) Bank Indonesia di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat untuk pengerjaan proyek MRT fase II. Proses pembongkaran JPO akan dilakukan pada 4-20 September 2020.

Untuk diketahui, MRT fase II rute Bundaran HI-Kota dibangun sepanjang 5,8 kilometer yang akan memiliki tujuh stasiun bawah tanah, yakni Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota. Kedalaman stasiun mulai dari 17 meter hingga 36 meter.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, selama proses pembongkaran JPO, maka akan dilakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan MH Thamrin tepatnya dari simpang Jalan Kebon Sirih sampai simpang Jalan Medan Merdeka.

Baca juga: Mulai 29 Agustus, Headway MRT Jakarta Jadi 10 Menit pada Akhir Pekan dan Hari Libur

 

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya dalam pelaksanaan rekayasa lalu lintas ini," kata Kamaluddin dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9/2020). 

Sementara itu, para pengguna Transjakarta yang biasa menggunakan JPO Halte Indonedia akan dialihkan menggunakan fasilitas penyeberangan zebra cross di simpang Jalan MH Thamrin sampai Jalan Kebon Sirih.

Kamaludin memaparkan proses pembongkaran JPO akan dilakukan dalam lima tahap. Selama proses pembongkaran, pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan mulai pukul 23.00 sampai 04.00.

Baca juga: Ada Proyek MRT, Rekayasa Lalin di Jalan Merdeka Selatan Berlaku hingga 9 September

 

Tahap pertama adalah pembongkaran tangga JPO Bank Indonesia sisi barat yang dilakukan pada 4-9 September.

"Dilakukan penutupan 3 lajur kendaraan sehingga menyisakan 2 lajur kendaraan dan 1 lajur Transjakarta sisi barat," ujar Kamaludin.

Lalu, pembongkaran tahap dua adalah tangga JPO median tengah (center median) yang dilakukan pada 10–14 September 2020.

Pada tahap ini, akan dilakukan penutupan 2 lajur kendaraan dan 1 lajur Transjakarta sehingga menyisakan 3 lajur kendaraan pada sisi barat.

Baca juga: Tak Terdampak Kebakaran Kejagung, MRT Pastikan Tetap Beroperasi Normal

 

Kemudian tahap ketiga adalah pembongkaran tangga (ramp) JPO sisi timur pada 10 – 17 September. Pada tahap ini, dilakukan penutupan 3 lajur untuk kendaraan pribadi sehingga menyisakan 2 lajur kendaraan dan 1 lajur Transjakarta sisi timur.

Tahap keempat adalah pengangkatan gelagar (girder) JPO dan kolom sisi barat pada 18 September. Semua lajur lalu lintas (carriageway) sisi barat Jalan MH Thamrin termasuk lajur Transjakarta akan ditutup untuk umum pada tahap ini.

Tak hanya itu, masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dari arah selatan Jalan Sudirman dan akan melintasi area Bank Indonesia menuju ke arah patung kuda, dapat beralih melalui Jalan Kebon Sirih.

Tahap terakhir adalah pengangkatan gelagar (girder) JPO sisi timur dan kolom median tengah dan timur pada 19 September. Kamaludin mengatakan, semua lajur lalu lintas (carriageway) sisi timur Jalan MH Thamrin termasuk lajur Transjakarta akan ditutup untuk umum.

"Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari arah utara Jalan Thamrin dan akan melintasi area Kementerian ESDM menuju arah selatan Jalan Sudirman ke Senayan, dapat beralih melalui Jalan Medan Merdeka Selatan," ucap Kamaludin.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

Megapolitan
Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Megapolitan
Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Megapolitan
Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Megapolitan
Imbas Peminjaman Toilet ke Acara Rizieq: 7 Pejabat DKI Diperiksa Inspektorat, 2 Dicopot

Imbas Peminjaman Toilet ke Acara Rizieq: 7 Pejabat DKI Diperiksa Inspektorat, 2 Dicopot

Megapolitan
Buntut Masalah Tes Swab Rizieq Shihab, Dirut RS Ummi Dilaporkan ke Polisi

Buntut Masalah Tes Swab Rizieq Shihab, Dirut RS Ummi Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X