Kisah Dokter Gigi Keliling Kepulauan Seribu di Tengah Pandemi, Khawatir tetapi Bahagia

Kompas.com - 03/09/2020, 16:18 WIB
Vaza Zairinal Nadia (29), dokter gigi yang kini bertugas di Kepulauan Seribu, Jakarta. Dok. Vaza Zairinal NadiaVaza Zairinal Nadia (29), dokter gigi yang kini bertugas di Kepulauan Seribu, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - "Maaf lagi ngobrol," kata Vaza (30) dalam sambungan telepon, Kamis (3/9/2020) siang. Suasana riuh. Orang-orang tampak mengajak ngobrol Vaza.

Vaza saat itu sedang dalam perjalanan di kapal dari Pulau Sabira ke Pulau Kelapa di Kepulauan Seribu, Jakarta. Vaza bukan sedang plesiran, melainkan dalam tugas medis sebagai dokter gigi.

Enam bulan lalu, Vaza (30) memulai hidup baru sebagai dokter gigi di Kecamatan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu. Kesehariannya sebagai dokter gigi harus ia jalani bak anak pulau.

Ia tetap bertugas meski di tengah pandemi Covid-19. Menginap di pulau-pulau adalah kesehariannya dalam seminggu bertugas.

"Gue kerja di Puskesmas Kecamatan Pulau Kelapa mulai 1 Maret," kata Vaza Nadia, nama lengkap perempuan kelahiran Riau itu.

Bertugas sebagai dokter gigi di tengah pandemi Covid-19 hingga saat ini bukan tanpa tantangan. Apalagi, Vaza berada di wilayah kepulauan.

Baca juga: Dinkes DKI Sebut RS Swasta Juga Butuh Tambahan Tenaga Kesehatan untuk Covid-19

Peralatan tugasnya tak sama seperti di daratan utama Pulau Jawa. Namun, ia tetap berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik.

Dalam tugasnya, ia berkeliling Pulau Kelapa dan Pulau Sabira. Ia pun harus mem-back up melayani pasien jika rekan sejawatnya ada yang mengundurkan diri dari tugas di pulau.

"Pertama kali ke Pulau Sabira. Itu pulau jauh kalau di peta. Di sana, pasien duduk tak seperti kursi biasa di klinik gigi. Kalau di sini kan enggak, posisinya bikin pinggang sakit," kata Vaza sambil tertawa.

Belum lagi protokol yang wajib dilakukan saat melayani pasien yakni memakai Alat Pengaman Dasar (APD). APD baginya sangat menyiksa.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pukul 16.30 WIB, Massa Buruh Mulai Bubarkan Diri dari Kawasan Patung Kuda

Pukul 16.30 WIB, Massa Buruh Mulai Bubarkan Diri dari Kawasan Patung Kuda

Megapolitan
Polisi Sebut Pelajar yang Terlibat Demo UU Cipta Kerja di Jakarta Hari Ini Berkurang

Polisi Sebut Pelajar yang Terlibat Demo UU Cipta Kerja di Jakarta Hari Ini Berkurang

Megapolitan
Banyak Pedemo, Dua Pintu Stasiun MRT Bundaran HI Ditutup

Banyak Pedemo, Dua Pintu Stasiun MRT Bundaran HI Ditutup

Megapolitan
Kantor Imigrasi Tangerang Pindahkan Unit Layanan Paspor Wilayah Tangsel ke WTC Serpong

Kantor Imigrasi Tangerang Pindahkan Unit Layanan Paspor Wilayah Tangsel ke WTC Serpong

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Wagub DKI: Vaksin Covid-19 Diutamakan untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

Megapolitan
Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Megapolitan
Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X