Langgar Protokol Kesehatan, Dua Restoran di Jaktim Kena Tegur, Satu Bar Ditutup

Kompas.com - 04/09/2020, 14:11 WIB
Ilustrasi pub, bar Shutterstock/Anita WarrenIlustrasi pub, bar
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran Satpol PP Jakarta Timur melakukan razia di dua rumah makan dan satu bar di kawasan Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur beberapa hari lalu.

Dua restoran dan satu bar itu dirazia karena melanggar ketentuan protokol kesehatan di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

"Sesuai Pergub 79 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai pencegahan dan pengendalian corona," kata Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian, Jumat (4/9/2020).

Pertama pihaknya menggeledah tempat makan Ropisbak. Saat dirazia, pihaknya mendapati para pengunjung tak mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: Satpol PP Akui Kesulitan Imbau Warga Pakai Masker meski Sudah Sering Razia

"Tidak membatasi jumlah pengunjung sebanyak 50 persen, tidak menerapkan pemeriksaan suhu tubuh dan tidak menerapkan pembatasan interaksi fisik dengan jarak satu meter," kata Budhy.

Alhasil, rumah makan itu diberikan sanksi administrasi serta dimasukkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Warung TTM yang jadi tempat razia selanjutnya juga bernasib sama. Jenis pelanggaran pun sama dengan yang dilakukan pihak rumah makan Ropisbak.

Terakhir pihaknya menyasar Bar Marcopolo. Pihaknya pun langsung menutup bar tersebut karena tidak diperbolehkan beroperasi selama masa PSBB.

Baca juga: Kepala Satpol PP Jaktim Tegur Anak Buahnya yang Terapkan Sanksi Masuk Peti Mati

"Jadi itu dia operasionalnya live music, jual minuman alkohol ya. Kan masuknya kategori bar, bukan cafe. Bar itu sementara belum diizinkan buka," kata Budhy.

Bar tersebut diberikan segel pertanda ditutup sementara selama PSBB transisi.

Budhy pun memantau tempat-tempat lain agar mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Tetap setiap ada kesempatan patroli kita lihat. Kita pantau semua," tutup Budhy.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X