Kompas.com - 08/09/2020, 09:18 WIB

Pertimbangan lainnya untuk melakukan isolasi mandiri adalah kondisi emosional sang ibu.

Pasalnya saat itu, cukup banyak laporan pasien meninggal akibat Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

"Kita memikirkan emosional beliau juga karena gejalanya ringan, daripada sendiri di sana (di rumah sakit) karena waktu itu stigma yang beredar adalah kalau masuk rumah sakit, kalau enggak sembuh ya meninggal," ujar Disa.

Tidak berinteraksi

Isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 tak semudah yang dibayangkan. Seluruh anggota keluarga Disa tidak boleh berinteraksi dengan sang ibu.

Bahkan, sang ibu ditempatkan di kamar khusus yang tidak boleh diakses oleh siapapun kecuali Disa.

Pasalnya, Disa rutin memeriksa kondisi sang ibu dengan memakai alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Mami satu kamar sendiri, aku sekamar sendiri, papi sendiri. Termasuk kamar mandi, alat makan, alat mandi, kita pisahin semua," ujar Disa.

Selama isolasi mandiri, sang ibu hanya keluar kamar untuk berjemur. Selama di luar, tak pernah ada interaksi atau pertemuan dengan anggota keluarga lainnya.

"Benar-benar enggak keluar sama sekali ataupun kalau keluar untuk berjemur, selalu berselisih dengan kita. Jadi kita enggak pernah bertemu selama satu bulan," ucap dia.

Baca juga: Selama 6 Bulan, 5.083 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Jakarta

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pengesahan UMP DKI 2023 Jadi Rp 4,9 Juta, Apindo Kekeh Naik 2,62 Persen dan Buruh Minta 10,55 Persen

Fakta Pengesahan UMP DKI 2023 Jadi Rp 4,9 Juta, Apindo Kekeh Naik 2,62 Persen dan Buruh Minta 10,55 Persen

Megapolitan
Perempuan Bakar Diri di Tangerang Dikenal sebagai Sosok Baik dan Tak Pernah Ribut

Perempuan Bakar Diri di Tangerang Dikenal sebagai Sosok Baik dan Tak Pernah Ribut

Megapolitan
Jaga Identitas, 'Talent Sleep Call' Pakai Nama Alias hingga Nomor WA Baru

Jaga Identitas, "Talent Sleep Call" Pakai Nama Alias hingga Nomor WA Baru

Megapolitan
Saat Eliezer's Angels Setia Temani Bharada E Jalani Sidang Pembunuhan Berencana Brigadir J

Saat Eliezer's Angels Setia Temani Bharada E Jalani Sidang Pembunuhan Berencana Brigadir J

Megapolitan
Saat Polisi Gerah dengan Kelakuan Pengendara yang Copot Pelat Nomor, Bakal Tilang Langsung dan Sita Kendaraan...

Saat Polisi Gerah dengan Kelakuan Pengendara yang Copot Pelat Nomor, Bakal Tilang Langsung dan Sita Kendaraan...

Megapolitan
Akhir Pelarian Predator Anak yang 'Menyusup' sebagai Guru SD di Kota Bekasi

Akhir Pelarian Predator Anak yang "Menyusup" sebagai Guru SD di Kota Bekasi

Megapolitan
'Talent Sleep Call' Akan Lakukan Ini Saat Hadapi Pelanggan yang Merasa Terpuruk...

"Talent Sleep Call" Akan Lakukan Ini Saat Hadapi Pelanggan yang Merasa Terpuruk...

Megapolitan
Tanggul Laut yang Retak Ditambal Seadanya, Amankah Warga Jakarta dari Ancaman Bahaya?

Tanggul Laut yang Retak Ditambal Seadanya, Amankah Warga Jakarta dari Ancaman Bahaya?

Megapolitan
Perempuan Bakar Diri di Tangerang, Tak Terdengar Cekcok tapi Ada Masalah Keluarga

Perempuan Bakar Diri di Tangerang, Tak Terdengar Cekcok tapi Ada Masalah Keluarga

Megapolitan
Menelusuri Jejak Portugis di Kampung Tugu Jakarta Utara

Menelusuri Jejak Portugis di Kampung Tugu Jakarta Utara

Megapolitan
Terungkapnya Motif Kematian Prada Indra dan Tindak Kekerasan oleh Senior

Terungkapnya Motif Kematian Prada Indra dan Tindak Kekerasan oleh Senior

Megapolitan
Riwayat Bajaj, Hampir 50 Tahun Melintasi Jalanan Ibu Kota...

Riwayat Bajaj, Hampir 50 Tahun Melintasi Jalanan Ibu Kota...

Megapolitan
Habis Polemik Korban Gusuran JIS, Terbitlah Perombakan Direksi Jakpro

Habis Polemik Korban Gusuran JIS, Terbitlah Perombakan Direksi Jakpro

Megapolitan
Tersangka Penganiaya Prada Indra Terancam 15 Tahun Penjara

Tersangka Penganiaya Prada Indra Terancam 15 Tahun Penjara

Megapolitan
Ketika Angin Kencang Obrak-abrik Belasan Kontrakan Bermaterial Styrofoam di Jelambar

Ketika Angin Kencang Obrak-abrik Belasan Kontrakan Bermaterial Styrofoam di Jelambar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.