Kompas.com - 14/09/2020, 08:17 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Kamis (16/7/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Kamis (16/7/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang merespons positif kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang kembali diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, PSBB DKI Jakarta diharapkan bisa ikut menekan laju penularan Covid-19 di Tangerang.

"Iya bagus (PSBB kembali diterapkan)," ujar dia saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Senin (14/9/2020).

Arief mengatakan, ada banyak kasus Covid-19 di Kota Tangerang yang memang tertular dari perjalanan ke Jakarta.

Baca juga: PSBB Ketat Jakarta, Tamu Hotel Hanya Boleh Beraktivitas di Dalam Kamar

Itulah sebabnya, dia mendukung PSBB penuh yang kembali diterapkan di DKI Jakarta mulai hari ini dan berharap laju penularan Covid-19 dari perjalanan menuju dan dari Jakarta bisa berkurang.

"Kita berharap, sejauh ini ada banyak kasus di Kota Tangerang yang disebabkan perjalanan maupun yang bekerja di Jakarta," kata Arief.

Meskipun PSBB di DKI Jakarta kembali diperketat, Arief mengatakan tidak akan membuat posko check point di perbatasan Jakarta Tangerang.

Dia mengatakan akan fokus untuk menggelar sosialisasi protokol kesehatan di tengah masyarakat dan melakukan razia aman bersama dalam penegakan protokol kesehatan di masa pandemi.

Baca juga: PSBB Jakarta Dimulai Hari Ini, Simak 17 Aturan Baru yang Wajib Dipatuhi Warga

"Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya Covid-19 ini," kata Arief.

Selain melakukan razia aman bersama di pemukiman dan pasar, Arief mengatakan akan rutin melakukan pemeriksaan di area-area perkantoran dan memastikan protokol kesehatan berjalan dengan benar.

Data teranyar kasus Covid-19 di Kota Tangerang dilansir dari situs resmi pemerintahan Kota Tangerang terdapat 1.042 kasus Covid-19 terkonfirmasi.

Dari jumlah 1.042 kasus terdapat 167 pasien masih dalam perata, 821 pasien dinyataka sembuh dan 54 pasien meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Larang Takbir Keliling, Warga yang Nekat Akan Ditindak

Polisi Larang Takbir Keliling, Warga yang Nekat Akan Ditindak

Megapolitan
Bantah Ada Papan Daftar Target Pembunuhan, Anak John Kei: Yang Ada Jadwal Pelayanan Papa

Bantah Ada Papan Daftar Target Pembunuhan, Anak John Kei: Yang Ada Jadwal Pelayanan Papa

Megapolitan
Rizieq Masih Berstatus Reaktif Covid-19 Saat Masuk RS Ummi

Rizieq Masih Berstatus Reaktif Covid-19 Saat Masuk RS Ummi

Megapolitan
Polisi Telusuri Video Viral Perempuan Naik Motor Masuk Jalan Tol

Polisi Telusuri Video Viral Perempuan Naik Motor Masuk Jalan Tol

Megapolitan
WGM Irene Sukandar, Pecatur Putri yang Tak Lupakan Pendidikan

WGM Irene Sukandar, Pecatur Putri yang Tak Lupakan Pendidikan

Megapolitan
Instruksi Anies: Batas Keluar Masuk RT Zona Merah hingga Pukul 20.00

Instruksi Anies: Batas Keluar Masuk RT Zona Merah hingga Pukul 20.00

Megapolitan
Artis Rio Reifan Tertangkap Basah Pesan Sabu Lewat Ojol

Artis Rio Reifan Tertangkap Basah Pesan Sabu Lewat Ojol

Megapolitan
Pertamina Anggap PN Jaksel Tak Berwenang Tangani Sengketa Lahan Pancoran Buntu II

Pertamina Anggap PN Jaksel Tak Berwenang Tangani Sengketa Lahan Pancoran Buntu II

Megapolitan
Bantah Ada Rapat Bahas Pembunuhan Nus Kei di Rumahnya, Anak John Kei: Itu Papa Beri Nasihat untuk Adik-adik

Bantah Ada Rapat Bahas Pembunuhan Nus Kei di Rumahnya, Anak John Kei: Itu Papa Beri Nasihat untuk Adik-adik

Megapolitan
KPAI Jemput Bola Tangani Kasus Istri Dianiaya dan Dilarang Bertemu Anak di Serpong

KPAI Jemput Bola Tangani Kasus Istri Dianiaya dan Dilarang Bertemu Anak di Serpong

Megapolitan
BNN Gagalkan Penyelundupan 75 Kg Sabu dari Aceh yang Dikendalikan Napi Lapas

BNN Gagalkan Penyelundupan 75 Kg Sabu dari Aceh yang Dikendalikan Napi Lapas

Megapolitan
Para Pengungsi Asing Demo Ingin Bertemu Jokowi Minta Bantuan

Para Pengungsi Asing Demo Ingin Bertemu Jokowi Minta Bantuan

Megapolitan
Perjalanan Irene Sukandar Menjadi Grand Master Indonesia, Bermula dari Ambisi Kalahkan Sang Kakak

Perjalanan Irene Sukandar Menjadi Grand Master Indonesia, Bermula dari Ambisi Kalahkan Sang Kakak

Megapolitan
Artis Rio Reifan Ditangkap dengan Barang Bukti 1,21 Gram Sabu

Artis Rio Reifan Ditangkap dengan Barang Bukti 1,21 Gram Sabu

Megapolitan
Bersaksi di Sidang, Anak John Kei Cerita soal Utang Nus Kei Rp 1 Miliar kepada Ayahnya

Bersaksi di Sidang, Anak John Kei Cerita soal Utang Nus Kei Rp 1 Miliar kepada Ayahnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X