PSBB Jakarta Diperketat, Operasional Kereta Api Jarak Jauh Tidak Berubah

Kompas.com - 14/09/2020, 12:18 WIB
PT KAI Daerah Operasional 9 Jember kembai mengoperasikan kereta api Mutiara Timur  pada tanggal tertentu Kompas.com/istimewaPT KAI Daerah Operasional 9 Jember kembai mengoperasikan kereta api Mutiara Timur pada tanggal tertentu

JAKARTA, KOMPAS.com - Kereta Api Jarak Jauh masih beroperasi secara normal di tengah masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua minggu ke depan.

Hal tersebut disampaikan Vice Presiden Public Relation PT. KAI, Joni Martinus.

“Untuk operasional KA Jarak Jauh masih beroperasi seperti biasa dengan protokol kesehatan dan pembatasan kapasitas yang ada,” kata Joni saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (14/9/2020) pagi.

Menurut dia, KAI sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan melakukan pembatasan terhadap pengoperasian Kereta Api baik dari kapasitas dan jumlah perjalanan sejak awal pandemi Covid-19 dan PSBB DKI pertama pada 10 April.

Pelanggan sudah diwajibkan memakai masker sejak 12 April 2020.

Baca juga: PSBB Jakarta Dimulai Hari Ini, Simak 17 Aturan Baru yang Wajib Dipatuhi Warga

KAI mewajibkan pengguna layanan kereta api membawa surat bebas Covid-19 dan suhu tidak melebihi 37,3 derajat sejak pengoperasian Kereta Api Luar Biasa (KLB) di tanggal 12 Mei 2020.

"KAI berusaha menjadikan perjalanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman dari penyebaran Covid-19," jelas Joni.

Untuk perlindungan ekstra, KAI memberikan Face Shield kepada pelanggan KA Jarak Jauh sejak 12 Juni, untuk menurunkan risiko penyebaran Covid-19 melalui droplet.

"Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan tersebut akan ditolak naik kereta api," tegas Joni.

Terkait pembatasan kapasitas, KAI juga sudah membatasi kapasitas tempat duduk yang dijual.

Baca juga: PSBB Jakarta, Anies Minta Pedagang Pasar dan Mal Tak Naikkan Harga Barang

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Tangsel Dimulai, Pedagang dan Lansia Belum Terjadwal

Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Tangsel Dimulai, Pedagang dan Lansia Belum Terjadwal

Megapolitan
Jalur Sepeda Permanen di Jakarta dan Perlunya Penegakan Aturan yang Konsisten...

Jalur Sepeda Permanen di Jakarta dan Perlunya Penegakan Aturan yang Konsisten...

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Akan Beli Lahan untuk Pemakaman Jenazah Covid-19

Pemprov DKI Tak Akan Beli Lahan untuk Pemakaman Jenazah Covid-19

Megapolitan
Heboh Pengendara Motor Terobos Kawasan Ring 1: Ditendang Paspampres, Minta Maaf, hingga Ditilang

Heboh Pengendara Motor Terobos Kawasan Ring 1: Ditendang Paspampres, Minta Maaf, hingga Ditilang

Megapolitan
Sederet Fakta Penjambret Ponsel di Tangsel, Kerap Lukai Korban hingga Residivis Narkoba

Sederet Fakta Penjambret Ponsel di Tangsel, Kerap Lukai Korban hingga Residivis Narkoba

Megapolitan
Kilas Balik Silang Pendapat Pemprov DKI dan Pusat soal Penanganan Covid-19 di Awal Pandemi

Kilas Balik Silang Pendapat Pemprov DKI dan Pusat soal Penanganan Covid-19 di Awal Pandemi

Megapolitan
Millen Cyrus Konsumsi Benzodiazepine karena Depresi

Millen Cyrus Konsumsi Benzodiazepine karena Depresi

Megapolitan
1 Tahun Covid-19 Kasus di Wuhan 0, Bagaimana dengan Jakarta?

1 Tahun Covid-19 Kasus di Wuhan 0, Bagaimana dengan Jakarta?

Megapolitan
Renyah Bisnis Kerupuk Erna Jaya, Berawal Keliling Memikul Kaleng hingga Bangun Pabrik

Renyah Bisnis Kerupuk Erna Jaya, Berawal Keliling Memikul Kaleng hingga Bangun Pabrik

Megapolitan
Setahun Pandemi Covid-19, Ini Fakta Restoran Amigos yang Diduga Jadi Lokasi Pertama Penyebaran Virus Corona

Setahun Pandemi Covid-19, Ini Fakta Restoran Amigos yang Diduga Jadi Lokasi Pertama Penyebaran Virus Corona

Megapolitan
RTH di Jakarta Dipakai Tampung Air Banjir, Pemprov DKI: Taman Kita Banjirkan

RTH di Jakarta Dipakai Tampung Air Banjir, Pemprov DKI: Taman Kita Banjirkan

Megapolitan
Tak Pakai Link Pendaftaran, Begini Sistem Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia di GOR Tanjung Duren

Tak Pakai Link Pendaftaran, Begini Sistem Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia di GOR Tanjung Duren

Megapolitan
Ditangkapnya Penyebar Video Berkonten Pornografi Mirip Pesinetron GL, Sebarkan Konten demi Raup Untung

Ditangkapnya Penyebar Video Berkonten Pornografi Mirip Pesinetron GL, Sebarkan Konten demi Raup Untung

Megapolitan
Wagub DKI kepada Pengelola Kafe: Coba Menyiasati Aturan, Kami Beri Sanksi Terberat

Wagub DKI kepada Pengelola Kafe: Coba Menyiasati Aturan, Kami Beri Sanksi Terberat

Megapolitan
[EKSKLUSIF] Refleksi Setahun Covid-19 ala Pasien 02 Maria Darmaningsih: Antara Berkebun dan Merosotnya Kemanusiaan Kita

[EKSKLUSIF] Refleksi Setahun Covid-19 ala Pasien 02 Maria Darmaningsih: Antara Berkebun dan Merosotnya Kemanusiaan Kita

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X