Kompas.com - 14/09/2020, 22:11 WIB
Ongen Sangaji di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (18/12/2019). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Ongen Sangaji di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - DPD Partai Hanura DKI Jakarta meminta kepada pimpinan DPRD DKI Jakarta untuk membatalkan semua kunjungan kerja (kunker) hingga akhir 2020 demi mencegah penularan Covid-19.

Usulan itu disampaikan karena wabah Covid-19 di Jakarta terus naik, ditambah beberapa anggota DPRD juga terpapar virus tersebut.

Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta Mohamad Ongen Sangaji mengatakan, pembatalan kunker dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kalangan anggota dewan maupun orang lain, serutama setelah mereka berkegiatan di luar daerah di Indonesia.

“Meski jadwal kunker sudah ditetapkan dalam rapat Badan Musyarawah (Bamus) DPRD DKI, tapi masih sangat bisa dibatalkan hingga akhir tahun ini,” kata Ongen dalam keterangan yang diterima pada Senin (14/9/2020).

Baca juga: Anies Dikritik Tak Libatkan DPRD DKI Berlakukan Kebijakan PSBB Total Jakarta

Ongen mengatakan, 106 anggota dewan harusnya bekerja sama dengan masyarakat untuk mencegah penularan virus. Salah satu caranya adalah meniadakan kunker ke daerah agar virus tidak terus menyebar.

Kalau mereka kukuh ingin kunker, anggota legislator tersebut dinilai tidak memiliki hati nurani.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Warga Jakarta dilarang keluar, tetapi dewannya asyik kunker menggunakan APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah),” ujar dia.

Anggota DPRD, kata dia, memiliki tanggung jawab terhadap warga Ibu Kota. Karena itu, persoalan Covid-19 sepenuhnya jangan dilimpahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau jajaran eksekutif saja.

“Hentikan kunkerlah, dan saya rasa pimpinan DPRD DKI miliki nurani agar batalkan sementara kunker sampai akhir 2020,” ujar Ogen.

Ongen juga mengingatkan, total pasien Covid-19 di Jakarta telah mencapai 53.761 orang sampai 13 September 2020. Dari angka itu, 12.174 pasien positif masih dirawat atau isolasi, 1.404 meninggal, dan 40.183 orang dinyatakan sembuh.

Angka itu akan terus bertambah, bahkan diprediksi meningkat tajam bila warga tidak mematuhi ketentuan pemerintah untuk kurangi aktivitas di luar rumah.

“Lebih baik, anggaran kunker direalokasi untuk penanganan Covid-19 di Jakarta daripada untuk kunker hanya bebani keuangan Pemprov DKI dan mubazir juga,” kata Ogen.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Hindari Penularan Covid-19, DPRD DKI Diminta Hentikan Kunjungan Kerja Hingga Akhir 2020.



Video Rekomendasi

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Kasus Covid-19 Turun, Wagub DKI Klaim Tak Ada Lagi Antrean Pasien di IGD RS di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 38,7 Persen dari Target

Megapolitan
Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Pabrik Sablon di Cengkareng Dilanda Kebakaran, 14 Unit Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Aksi Pembegalan Terjadi Lagi di Bintaro, Dua Pengemudi Ojol Dibacok

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Tangsel Catat Penambahan 12 Kasus Covid-19, 13 Pasien Sembuh

Megapolitan
Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Pemuda yang Tenggelam di Kali Hitam Ditemukan Tewas, Diduga Tercebur karena Mabuk

Megapolitan
Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Jakarta Tambah 155 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,2 Persen

Megapolitan
Soal 'Commitment Fee' Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Soal "Commitment Fee" Formula E di Jakarta yang Mahal, Wagub DKI Sebut Itu Sesuai Aturan

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Polisi: Korban Penembakan di Pinang Tangerang Ahli Pengobatan Alternatif dan Ketua Majelis Taklim

Megapolitan
Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Tersangka pada Kasus Korupsi Damkar Depok Diharapkan Bukan sebagai Tumbal

Megapolitan
Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Polisi Uji Proyektil pada Kasus Penembakan di Pinang, Kota Tangerang

Megapolitan
Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Pengacara Sebut Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Diduga Dibunuh, Polisi: Belum Mengarah ke Sana

Megapolitan
Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Pengacara Duga Pria yang Gantung Diri Saat 'Live' di Tiktok Korban Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Pengelola Sebut TMII Saat Weekend Sudah Didatangi Ribuan Pengunjung

Megapolitan
Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Tugu Sepatu di Jalan Sudirman Dicorat-coret Saat Baru Dipamerkan, Wagub DKI Prihatin

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.