Kadinkes: Tower 5 Wisma Atlet Sudah Siap Tampung Pasien Isolasi Mandiri Covid-19

Kompas.com - 15/09/2020, 07:19 WIB
Petugas memeriksa berkas pasien COVID-19 saat tiba di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per hari Kamis (10/9) pukul 12.00 WIB menyebutkan kasus positif COVID-19 bertambah 3.861 orang sehingga menjadi 207.203 orang, sementara kasus pasien sembuh COVID-19 bertambah 2.310 orang menjadi 147.510 orang.  ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww. ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTAPetugas memeriksa berkas pasien COVID-19 saat tiba di IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 per hari Kamis (10/9) pukul 12.00 WIB menyebutkan kasus positif COVID-19 bertambah 3.861 orang sehingga menjadi 207.203 orang, sementara kasus pasien sembuh COVID-19 bertambah 2.310 orang menjadi 147.510 orang. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, tower lima Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Kemayoran sudah dapat digunakan untuk isolasi mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala atau bergejala ringan.

Satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 awalnya menyiapkan dua tower di RSD Wisma Atlet untuk isolasi mandiri yakni tower empat dan lima. Namun, baru tower 5 yang siap digunakan.

"Isolasi mandiri kita koordinasi dengan (pemerintah) pusat. Satgas menyiapkan ruang isolasi mandiri di tower lima dan empat, yang sudah siap di tower lima," kata Widyastuti saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2020) malam.

Baca juga: PSBB Ketat Bisa Diperpanjang hingga 11 Oktober jika Lonjakan Kasus Covid-19 Terus Terjadi

Widyastuti menjelaskan, satu tower di RSD Wisma Atlet dapat menampung sekitar 2.000 pasien Covid-19.

Meskipun demikian, kapasitas pasien di tower lima apabila digabung dengan tower empat masih tidak dapat menampung pasien aktif Covid-19 di Ibu Kota.

Pasalnya, hingga Senin kemarin, total kasus aktif positif Covid-19 di Jakarta adalah 12.161 orang dengan rincian 4.631 orang dirawat di rumah sakit dan 7.530 orang diisolasi mandiri.

Artinya minimal dibutuhkan empat tower di RSD Wisma Atlet untuk menampung isolasi mandiri pasien Covid-19.

"(Kapasitas) satu tower 2.000. Kami mempunyai data harian kasus aktif sekitar 11.000, yang asitomatik (tanpa gejala) sekitar 50 persen," ungkap Widyastuti.

Sebelumnya diketahui, isolasi mandiri di rumah tinggal untuk pasien Covid-19 tidak berlaku lagi. Isolasi mandiri tidak diizinkan lagi untuk mencegah terjadinya klaster perumahan karena isolasi mandiri yang tidak disiplin.

Baca juga: Pemerintah Siapkan 2 Tower di Wisma Atlet untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Kebijakan tersebut diambil dikarenakan tidak semua warga memahami protokol kesehatan terkait isolasi mandiri dan berpotensi menularkan Covid-19 di keluarga pasien terpapar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Beda Cara Anies dan Riza Patria Pandang Angka Kematian akibat Covid-19 di Jakarta...

Megapolitan
4 Anak yang Terlibat Prostitusi Digerebek bersama Seorang Pria di Hotel Kawasan Sunter

4 Anak yang Terlibat Prostitusi Digerebek bersama Seorang Pria di Hotel Kawasan Sunter

Megapolitan
Selama Pandemi, 87 Penghuni Apartemen Kalibata City Positif Covid-19

Selama Pandemi, 87 Penghuni Apartemen Kalibata City Positif Covid-19

Megapolitan
Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Megapolitan
IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

Megapolitan
RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

Megapolitan
Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Megapolitan
Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Megapolitan
Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Megapolitan
50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Megapolitan
18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

Megapolitan
UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X