Momen Terduga Penjambret Ditangkap dan Diamuk Massa di Tebet Terekam Video

Kompas.com - 15/09/2020, 22:49 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang mengeroyok seorang terduga penjambret beredar di Instagram.

Dalam narasi yang diunggah sebagai keterangan video itu, peristiwa tersebut terjadi RT 003/RW006, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan.

Ada dua orang yang dikeroyok warga. Kedua orang itu merupakan terduga penjambret yang menggunakan sepeda motor.

Dua orang itu sempat kabur ke gang buntu di samping Masjid Jami Al Makmur. Saat korban pejambretan berteriak, warga di kawasan padat penduduk itu mengejar para terduga pelaku.

Lurah Bukit Duri, Achmad Syarief, membenarkan adanya pengeroyokan terhadap dua pelaku yang diduga sebagai penjambret di kawasan Bukit Duri.

Baca juga: Jambret Beraksi di Underpass YIA, Korban Jatuh dari Sepeda Motor dan Luka-luka
Dugaan penjambretan tersebut awalnya terjadi di Jalan Jalan Sawo Kecik, RT 007/06, Bukit Duri, Tebet, Selasa (15/9/2020) pukul 17.30 WIB.

“Ada warga Kebon Pala yang sedang di wilayah RT 007/06 dihipnotis oleh dua orang warga Cipinang dan pada saat dihipnotis korban sudah diambil tasnya,” kata Syarief, Selasa malam.

Syarief menyebutkan, korban sempat sadar tasnya diambil pelaku. Korban lalu berteriak bahwa tasnya dijambret.

“Warga pada tahu ada kejahatan di situ dan dikejar. Kemudian pelaku masuk ke samping Gang Masjid Al Makmur, tepatnya RT 003/06 dan massa banyak. Tertangkaplah pelaku tersebut,” ujar dia.

Warga mengeroyok terduga pelaku sebelum kemudian diserahkan ke Polsek Tebet. Terduga pelaku, kata dia, sudah diamankan polisi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

Megapolitan
Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Megapolitan
Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Megapolitan
Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Megapolitan
4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

Megapolitan
Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Megapolitan
50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

Megapolitan
Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor Orang yang Tawari Dia Pekerjaan

Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor Orang yang Tawari Dia Pekerjaan

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi di Pasar Kranji Kembali Berjualan, Harga Dipatok Rp 125.000 Per Kg

Pedagang Daging Sapi di Pasar Kranji Kembali Berjualan, Harga Dipatok Rp 125.000 Per Kg

Megapolitan
Wagub DKI : Krisis Lahan Pemakaman Bukan Hanya Terjadi di Jakarta

Wagub DKI : Krisis Lahan Pemakaman Bukan Hanya Terjadi di Jakarta

Megapolitan
Bertambah 2, Ini Daftar 49 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridentifikasi

Bertambah 2, Ini Daftar 49 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X