Kompas.com - 16/09/2020, 14:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah sebelumnya menderita asam lambung dan sakit jantung.

Diketahui, Saefullah dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (16/9/2020) siang.

"Memang beliau ada asam lambung sebelumnya enggak enak badan. Kemudian belakang beberapa hari ini ada jantung, serangan jantung," ucap Ariza dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Mengenang Saefullah, Sekda untuk 4 Gubernur DKI Jakarta

Menurut Ariza, karena kondisi Sekda tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangkan alat pengobatan canggih.

"Pak gub langaung datangkan alat tercanggih lah yang terbaik yang dimiliki di harapan kita beberapa hari lalu. Dan memang kondisinya terus menurun dari hari ke hari," kata dia.

Ariza berujar, Saefullah masih beraktivitas dan bekeraja saat kondisinya menurun. Bahkan Saefullah masih menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD DKI.

"Beliau ketika paripurna Minggu lalu di DPRD sebetulnya sudah sejak Jumat enggak enak badan, istirahat di rumah Jumat Sabtu Minggu. Tapi senin karena tanggung jawab harus hadir. Pak Gubernur sudah ingatkan enggak usah hadir tetapi beliau ketika itu hadir," jelasnya.

Seperti diketahui, Saefullah dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (16/9/2020) siang ini.

"Mohon doakan. Bagi semua, segerakan ambil air wudhu dan siang ini kita semua selenggarakan sholat gaib untuk almarhum," ucap Anies dalam keterangannya, Rabu.

Anies menyebutkan bahwa Saefullah merupakan pribadi yang baik dan pekerja keras dalam melaksanakan tugas.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Halte Bundaran HI Halangi Patung Selamat Datang, Anggota DPRD: Menghilangkan Ciri Khas Kota, Harus Didesain Ulang

Halte Bundaran HI Halangi Patung Selamat Datang, Anggota DPRD: Menghilangkan Ciri Khas Kota, Harus Didesain Ulang

Megapolitan
Diperiksa Polisi, ART dan Pegawai Benarkan Rizky Billar Aniaya Lesti Kejora

Diperiksa Polisi, ART dan Pegawai Benarkan Rizky Billar Aniaya Lesti Kejora

Megapolitan
Warga Korban Kebakaran di Menteng Butuh Bantuan Seragam Sekolah dan Peralatan Mandi

Warga Korban Kebakaran di Menteng Butuh Bantuan Seragam Sekolah dan Peralatan Mandi

Megapolitan
Diduga Aniaya Lesti Kejora, Rizky Billar Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Diduga Aniaya Lesti Kejora, Rizky Billar Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Megapolitan
Lesti Kejora Diduga Jadi Korban KDRT, Kondisi Psikologisnya Akan Diperiksa

Lesti Kejora Diduga Jadi Korban KDRT, Kondisi Psikologisnya Akan Diperiksa

Megapolitan
Terjadi Dua Kali, Ini Kronologi Penganiayaan oleh Rizky Billar ke Lesti Kejora

Terjadi Dua Kali, Ini Kronologi Penganiayaan oleh Rizky Billar ke Lesti Kejora

Megapolitan
Hendak Dikirim ke Arab Saudi, Pekerja Migran Ilegal Diberi Visa Turis oleh Penyalur

Hendak Dikirim ke Arab Saudi, Pekerja Migran Ilegal Diberi Visa Turis oleh Penyalur

Megapolitan
Pengemudi Ojol Beralih Isi Bensin di SPBU Vivo: Di Pertamina Lama Antrenya, Mending Keliling Cari Penumpang...

Pengemudi Ojol Beralih Isi Bensin di SPBU Vivo: Di Pertamina Lama Antrenya, Mending Keliling Cari Penumpang...

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Kota Tangerang: Bertambah 49 Kasus Baru, Pasien Dirawat Kini 807

UPDATE Covid-19 di Kota Tangerang: Bertambah 49 Kasus Baru, Pasien Dirawat Kini 807

Megapolitan
Modus Tes Drive, Kawanan Pencuri Gondol Agya dari Showroom Mobil di Tangerang

Modus Tes Drive, Kawanan Pencuri Gondol Agya dari Showroom Mobil di Tangerang

Megapolitan
Air Tanah di Jakarta Utara Tercemar Bakteri E Coli, Ahli Jelaskan Penyebabnya

Air Tanah di Jakarta Utara Tercemar Bakteri E Coli, Ahli Jelaskan Penyebabnya

Megapolitan
4 Perampok Toko Emas di Serpong Juga Beraksi di Cikupa dan Pasar Kemis

4 Perampok Toko Emas di Serpong Juga Beraksi di Cikupa dan Pasar Kemis

Megapolitan
Perampok Toko Emas di Serpong Pahat Selongsong Peluru agar Tak Mudah Teridentifikasi

Perampok Toko Emas di Serpong Pahat Selongsong Peluru agar Tak Mudah Teridentifikasi

Megapolitan
14 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Cakung Ditangkap, 4 Celurit Disita

14 Remaja yang Diduga Hendak Tawuran di Cakung Ditangkap, 4 Celurit Disita

Megapolitan
Gerebek Asrama Pekerja Migran Ilegal, BP2MI Temukan 161 Orang Dijanjikan Bekerja di Arab Saudi

Gerebek Asrama Pekerja Migran Ilegal, BP2MI Temukan 161 Orang Dijanjikan Bekerja di Arab Saudi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.