Sekda DKI Jakarta Tak Dikebumikan di Makam Khusus Covid-19, Ini Alasannya

Kompas.com - 16/09/2020, 17:21 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah dalam konferensi pers pencabutan penghargaan yang diberikan kepada Diskotek Colosseum, Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGISekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah dalam konferensi pers pencabutan penghargaan yang diberikan kepada Diskotek Colosseum, Balairung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta memiliki alasan tersendiri terkait pemakaman Sekda DKI di makam keluarga, bukan di pemakaman khusus pasien Covid-19 yang telah ditetapkan.

Jenazah Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Jalan Sungai Kendal, RT 03 RW 08 Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Padahal, setiap jenazah yang positif terpapar Covid-19 dimakamkan di lokasi khusus, yakni di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur; atau TPU Tegal Alur, Cengkareng, Jakarta Barat.

Baca juga: Ahok Kenang Sekda DKI Saefullah Sosok Rajin dan Cepat Bekerja

Menyikapi hal itu, Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan, pemakaman almarhum Saefullah akan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Jika ada pertanyaan kenapa tidak dimakamkan di Pondok Ranggon ataupun Tegal Alur, pertama, perlu kita garis bawahi bersama adalah bahwa tata laksana jenazahnya sudah menggunakan sesuai dengan protokol kesehatan,” tegas Sigit, Rabu (16/9/2020).

Sigit menambahkan, bagian luar dari peti jenazah Saefullah juga sudah melalui proses protokol kesehatan.

Terlebih lagi, warga setempat juga telah melakukan berbagai persiapan pemulasaraan.

Baca juga: Mengenang Saefullah, Sekda untuk 4 Gubernur DKI Jakarta

“Kami di sini bersama dengan warga masyarakat mempersiapkan setiap prosesi pemulasaraan jenazah nanti sampai dengan pemakaman dan rangkaian tradisinya itu senantiasa memenuhi protokol kesehatan,” kata Sigit.

Selain itu, petugas yang melakukan pemulasaraan jenazah nantinya juga dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Hanya petugas pemakaman dengan menggunakan APD lengkap,” tegas Sigit.

Sebelumnya diberitakan, Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Daerah (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 12.55 WIB. (Warta Kota/Julianto Hamonangan)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Ini Alasan Jenazah Sekda DKI Jakarta Saefullah Tidak Dimakamkan di TPU Khusus Covid-19.

 



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Total 298 Kantong Berisi Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke DVI Polri

UPDATE: Total 298 Kantong Berisi Bagian Tubuh Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke DVI Polri

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Ada 4.275 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tambah 37

UPDATE 16 Januari: Ada 4.275 Kasus Covid-19 di Tangsel, Tambah 37

Megapolitan
UPDATE: Tim SAR Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Terima 9 Kantong Temuan dari Bakamla dan KRI Kurau

UPDATE: Tim SAR Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Terima 9 Kantong Temuan dari Bakamla dan KRI Kurau

Megapolitan
Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Megapolitan
UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

Megapolitan
Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Megapolitan
Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Megapolitan
Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Megapolitan
Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Megapolitan
Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Megapolitan
5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X