Relawan Perawat dan Bidan di RS Darurat Stadion Patriot Chandrabaga Diusulkan Gaji Rp 7,5 Juta

Kompas.com - 16/09/2020, 20:39 WIB
Ilustrasi perawatan intensif pasien positif Covid-19 di ICU rumah sakit. SHUTTERSTOCK/FunKey FactoryIlustrasi perawatan intensif pasien positif Covid-19 di ICU rumah sakit.


BEKASI, KOMPAS.com - Relawan perawat dan bidan yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Stadion Patriot Chandrabaga diusulkan mendapat gaji Rp 7,5 per bulan.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua 1 PC Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bekasi Kota, Lidia.

“Belum dibahas (berapa gaji), tetapi kami mengajukan sesuai dengan acuan dari Kementerian Kesehatan. Itu sih tadi kita rapatnya Rp 7,5 juta untuk perawat dan bidan,” ujar Lidia saat dihubungi, Rabu (6/9/2020).

Baca juga: Pemkot Bekasi Rekrut Perawat dan Bidan untuk Rawat Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Lidia mengatakan, usulan tersebut sudah diajukan ke Pemerintah Kota Bekasi.

Namun, sampai saat ini belum diputusakan berapa gaji relawan perawat maupun bidan yang bertugas di Stadion Patriot.

Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bekasi Mulyono menambahkan, mereka masih menunggu persetujuan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terkait gaji relawan perawat dan bidan tersebut.

“Insya Allah ada kalau honor, tetapi saya belum bisa memberikan informasi karena itu kan harus ada tanda tangan Wali Kota (untuk mengesahkan berapa gaji yang ditetapkan),” kata Mulyono.

Mulyono mengatakan, saat ini gaji relawan perawat maupun bidan sedang dalam pembahasan Pemkot Bekasi.

Namun, ia belum menjelaskan detail kapan akan ditetapkan gaji relawan perawat maupun bidan.

“Sedang diperjuangkan (dibahas),” tutur dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi merekrut 12 perawat dan 8 bidan yang bakal bekerja di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Stadion Patriot Chandrabaga.

Perekrutan perawat dan bidan sudah disebarkan ke media sosial.

Mulyono menyampaikan, sudah ada puluhan perawat yang mendaftar menjadi relawan di RSD Stadion Patriot Chandrabaga.

“Sudah di atas 30 (perawat daftar ikut seleksi),” ujar Mulyono.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lucinta Luna Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Lucinta Luna Divonis 1,5 Tahun Penjara, Jaksa Banding

Megapolitan
Garuda Indonesia Gelar Sayembara Desain Masker di Moncong Pesawat

Garuda Indonesia Gelar Sayembara Desain Masker di Moncong Pesawat

Megapolitan
Warga Kepulauan Seribu Keluhkan Kondisi Ekonomi akibat PSBB Jakarta

Warga Kepulauan Seribu Keluhkan Kondisi Ekonomi akibat PSBB Jakarta

Megapolitan
Polisi Masukkan Nama Cai Changpan ke Dalam DPO

Polisi Masukkan Nama Cai Changpan ke Dalam DPO

Megapolitan
Batasi Jam Operasional, Pemkot Bekasi Harap Pelaku Usaha Utamakan Kesehatan

Batasi Jam Operasional, Pemkot Bekasi Harap Pelaku Usaha Utamakan Kesehatan

Megapolitan
Warga Jakarta Pindah Tongkrongan ke Bodetabek, Wagub DKI Minta Perketat Protokol Kesehatan

Warga Jakarta Pindah Tongkrongan ke Bodetabek, Wagub DKI Minta Perketat Protokol Kesehatan

Megapolitan
Digemari Masyarakat, Ini Alasan Harga Janda Bolong Melambung

Digemari Masyarakat, Ini Alasan Harga Janda Bolong Melambung

Megapolitan
UPDATE 1 Oktober: Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel Capai 1.007 Orang

UPDATE 1 Oktober: Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel Capai 1.007 Orang

Megapolitan
Remaja Tewas Dibacok dalam Tawuran di Tengah Pandemi Covid-19

Remaja Tewas Dibacok dalam Tawuran di Tengah Pandemi Covid-19

Megapolitan
Kecelakaan hingga Mobil Terbalik di Tol JORR, Suami, Istri, dan Anak Selamat

Kecelakaan hingga Mobil Terbalik di Tol JORR, Suami, Istri, dan Anak Selamat

Megapolitan
Pangdam Jaya Sebut Belum Ada yang Kena Sanksi akibat Kericuhan di TMP Kalibata

Pangdam Jaya Sebut Belum Ada yang Kena Sanksi akibat Kericuhan di TMP Kalibata

Megapolitan
Satpol PP Bakal Segel Tempat Usaha di Kota Bekasi yang Beroperasi di Atas Pukul 18.00 WIB

Satpol PP Bakal Segel Tempat Usaha di Kota Bekasi yang Beroperasi di Atas Pukul 18.00 WIB

Megapolitan
Langkah Pengelola Atasi Anjloknya Jumlah Penumpang di Bandara Sekarno-Hatta Selama Pandemi

Langkah Pengelola Atasi Anjloknya Jumlah Penumpang di Bandara Sekarno-Hatta Selama Pandemi

Megapolitan
Kampanye di Buaran, Sara Janjikan Pusat Kesenian seperti TIM di Tangsel

Kampanye di Buaran, Sara Janjikan Pusat Kesenian seperti TIM di Tangsel

Megapolitan
Pasien OTG Meningkat, Pemprov DKI Terus Siagakan Fasilitas Isolasi Mandiri

Pasien OTG Meningkat, Pemprov DKI Terus Siagakan Fasilitas Isolasi Mandiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X