Pegawainya Meninggal Karena Covid-19, Seluruh Gerai Giant di Bogor Diminta Sterilisasi

Kompas.com - 16/09/2020, 21:07 WIB
Ilustrasi disinfektan shutterstockIlustrasi disinfektan

BOGOR, KOMPAS.com - Seorang pegawai supermarket Giant di Bogor, Jawa Barat, meninggal dunia setelah positif Covid-19. Kabar tersebut dibenarkan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim.

Dedie mengatakan, yang bersangkutan bertugas sebagai Manager Area di supermarket tersebut.

Hasil positif Covid-19 didapat setelah ia meninggal dunia saat dirawat di Rumah Sakit Bogor Medical Center (BMC).

Baca juga: Pegawai Terpapar Covid-19, Giant Ekstra Cimanggis Ditutup Selama Satu Pekan

"Hasil swab (positif Covid-19) keluar setelah almarhum meninggal dunia. Almarhum bukan warga Kota Bogor, cuma dirawatnya di sini," kata Dedie, Rabu (16/9/2020).

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bogor ini menambahkan, pihak manajemen supermarket itu diminta untuk melakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan terhadap seluruh area cabang Giant yang sempat dikunjunginya.

Sebab, sambung Dedie, yang bersangkutan diketahui sempat melakukan kunjungan kerja ke beberapa gerai Giant di Kota Bogor.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia juga meminta agar pegawai lain yang merasa pernah melakukan kontak dengan yang bersangkutan untuk isolasi mandiri.

Dedie menambahkan, saat ini petugas kesehatan masih melakukan penelusuran (tracing) atas kasus itu.

"Kami tidak menutup supermarket itu. Kalau pun hari ini ditutup itu kebijakan internal mereka, dalam rangka belasungkawa dan penyemprotan," kata dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Lebih Parah dari Gelombang Pertama, Kenapa Depok Tetap Hindari Lockdown?

Kasus Covid-19 Lebih Parah dari Gelombang Pertama, Kenapa Depok Tetap Hindari Lockdown?

Megapolitan
UPDATE Klaster Warakas: Kini Ada 37 Warga yang Terpapar Covid-19

UPDATE Klaster Warakas: Kini Ada 37 Warga yang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Mikro Lockdown Kampung di Gandaria Selatan, Jam Malam Diberlakukan

Mikro Lockdown Kampung di Gandaria Selatan, Jam Malam Diberlakukan

Megapolitan
Buat SIM Harus Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Polda Metro: Info Hoaks

Buat SIM Harus Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19, Polda Metro: Info Hoaks

Megapolitan
Ikut Vaksin Massal, Warga Bekasi Mulai Berdatangan ke Stadion Patriot

Ikut Vaksin Massal, Warga Bekasi Mulai Berdatangan ke Stadion Patriot

Megapolitan
Jalan Terjal Sutiyoso Wujudkan Transjakarta

Jalan Terjal Sutiyoso Wujudkan Transjakarta

Megapolitan
SMKN 24 Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

SMKN 24 Jakarta Siap Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Megapolitan
Catat, Ini 6 Lokasi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Catat, Ini 6 Lokasi Sentra Vaksinasi di Jakarta

Megapolitan
Cara Mengecek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jabodetabek

Cara Mengecek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Dilema Wacana Pengetatan PSBB di Jakarta: Pendapatan Daerah Seret, Pandemi Terus Memburuk

Dilema Wacana Pengetatan PSBB di Jakarta: Pendapatan Daerah Seret, Pandemi Terus Memburuk

Megapolitan
Warga Jakarta Bisa Menikmati Layanan Ambulans Gratis, Begini Caranya

Warga Jakarta Bisa Menikmati Layanan Ambulans Gratis, Begini Caranya

Megapolitan
Ketua IDI Tangsel Imbar Umar Gazali Meninggal Dunia karena Covid-19

Ketua IDI Tangsel Imbar Umar Gazali Meninggal Dunia karena Covid-19

Megapolitan
Bertambah Lagi, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Tembus 8.096 Orang

Bertambah Lagi, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Tembus 8.096 Orang

Megapolitan
IGD RSUD Cengkareng Penuh, Pasien Antre di Lorong-lorong Rumah Sakit

IGD RSUD Cengkareng Penuh, Pasien Antre di Lorong-lorong Rumah Sakit

Megapolitan
Aksi Koboi di Taman Sari: Berawal Pesta Miras, Ditegur, lalu Rusak Mobil dan Tembak Warga

Aksi Koboi di Taman Sari: Berawal Pesta Miras, Ditegur, lalu Rusak Mobil dan Tembak Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X