Pemkot Bekasi Bakal Jemput Paksa Pasien Covid-19 yang Tolak Isolasi di Stadion Patriot

Kompas.com - 17/09/2020, 15:44 WIB
Tenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9/2020). Sebanyak 55 tempat tidur telah disiapkan pihak Pemerintah Kota Bekasi di stadion tersebut sebagai tempat untuk isolasi mandiri pasien Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGTenaga kesehatan menggunakan alat pelindung diri (APD) menyiapkan peralatan kesehatan di ruang isolasi pasien Covid-19 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (10/9/2020). Sebanyak 55 tempat tidur telah disiapkan pihak Pemerintah Kota Bekasi di stadion tersebut sebagai tempat untuk isolasi mandiri pasien Covid-19.
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 Stadion Patriot Chandrabhaga siap dioperasikan dan menerima pasien Covid-19.

Namun, sampai saat ini belum ada pasien Covid-19 yang mengisi rumah sakit tersebut.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengklaim bahwa kapasitas tempat tidur isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi masih belum penuh, sehingga belum ada pasien Covid-19 yang dipindah ke RSD Stadion Patriot Chandrabhaga.

Baca juga: Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Stadion Patriot Bekasi Sudah Bisa Digunakan Besok

“Nah ini dia, kan kalau di RSUD kita sekarang ini kapasitasnya hampir 2/3 berarti masih belum luber,” ucap Rahmat kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).

Rahmat mengatakan, untuk mengisi ruang isolasi di RSD Stadion Patriot Chandrabhaga, maka pihak Pemkot akan turun ke lapangan guna mencari keberadaan pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di rumah.

Nantinya, Pemkot akan mendata siapa saja pasien Covid-19 yang isolasi mandiri di tempat tak memadai untuk segera dipindahkan dan dirawat di RSD Stadion Patriot Chandrabhaga.

“Nah yang kita swab lapangan kan masih belum intens nih. Rumah ke rumah (mencatat siapa saja yang harus dipindah ke RSD Stadion Patriot Chandrabhaga). Insya Allah mulai besok sampai dengan minggu depan. Bagusnya sih besok atau lusa sudah bisa masuk (pasien Covid-19) ke sini,” kata dia.

Baca juga: Pemkot Bekasi Rekrut Perawat dan Bidan untuk Rawat Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pria yang akrab disapa Pepen menyampaikan, jika pasien isolasi mandiri di tempat tak memadai enggan dipindah ke RSD Stadion Patriot Chandrabhaga, maka akan dijemput paksa.

Hal itu dilakukan untuk menekan angka penyebaran klaster keluarga di lingkungannya.

“Kalau tidak mau, kita paksakan. Posisinya, umpamanya di keluarganya penuh terus sudah dinyatakan postif, ya lebih baik kita ambil ke sini (Stadion Patriot) daripada dia menyebarkan ke lainnya keluarganya. Jadi kalau bisa hari ini atau besok sudah harus dimulai (pemindahan pasien isolasi mandiri ke RSD Patriot Chandrabaga),” kata dia.

Ia kembali menegaskan bahwa RSD Patriot Chandrabaga sudah siap dioperasikan untuk pasien Covid-19.

Rumah sakit darurat ini nantinya diisi oleh puluhan tenaga medis dan kesehatan. Di antaranya 12 perawat dan 8 bidan, serta 10 dokter spesialis, enam dokter umum dan juga dokter magang di stadion.

Rahmat mengatakan, ruang intensive care unit (ICU) dan empat ruang isolasi sudah siap digunakan. Di ruang isolasi itu juga sudah dilengkapi hepa filter dan alat ventilator atau oksigen.

Ia mengatakan, telah bekerja sama dengan rumah makan untuk cathering tenaga medis dan perawat. Lalu, laundry perlengkapan medis RSD Patriot Chandrabaga juga suda siap.

“Sudah siap (operasi), tinggal datang saja (pasien Covid-19). Jadi kalau ada pasein hari ini atau besok sudah bisa masuk. Kan skalanya adalah ini dipakai buat ruang isolasi khusus mandiri. Jadi sudah bisa, di sini sudah bisa dipakai. Bersih, tempatnya luas, dan terbuka seperti ini artinya kita tidak salah,” tutur dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Kisah Perjuangan Ibu dan Bayi Positif Covid-19 Masuk ICU, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Kisah Perjuangan Ibu dan Bayi Positif Covid-19 Masuk ICU, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Megapolitan
Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

Megapolitan
Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Megapolitan
14 Pegawai PDAM Kota Bogor Positif Covid, Aktivitas Pelayanan Tutup Sementara

14 Pegawai PDAM Kota Bogor Positif Covid, Aktivitas Pelayanan Tutup Sementara

Megapolitan
[UPDATE 19 Januari]: 66 Kasus Baru di Tangerang, Total Kasus Covid-19 Tembus 5.280 Kasus

[UPDATE 19 Januari]: 66 Kasus Baru di Tangerang, Total Kasus Covid-19 Tembus 5.280 Kasus

Megapolitan
Pasien dan Perawat yang Mesum di Wisma Atlet Saling Kenal Lewat Aplikasi

Pasien dan Perawat yang Mesum di Wisma Atlet Saling Kenal Lewat Aplikasi

Megapolitan
Jenazah Didik Gunardi Sang Pilot yang Jadi Penumpang Sriwijaya Air Akan Diserahkan ke Keluarga.

Jenazah Didik Gunardi Sang Pilot yang Jadi Penumpang Sriwijaya Air Akan Diserahkan ke Keluarga.

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Bertambah 69, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 4.396

UPDATE 19 Januari: Bertambah 69, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 4.396

Megapolitan
Ikappi Minta Pedagang Daging Sapi Tidak Mogok

Ikappi Minta Pedagang Daging Sapi Tidak Mogok

Megapolitan
BPBD Jakarta Pastikan Tinggi Air di Katulampa Normal

BPBD Jakarta Pastikan Tinggi Air di Katulampa Normal

Megapolitan
Mantan Ketua HMI dan Anaknya Jadi Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi

Mantan Ketua HMI dan Anaknya Jadi Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X