Kepala Pasar Mayestik Ingatkan Pedagang hingga Pengunjung agar Konsisten Laksanakan 3M

Kompas.com - 18/09/2020, 13:27 WIB
Suasana Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta kembali dibuka pada Jumat (18/9/2020) pagi. Dok. Pasar MayestikSuasana Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta kembali dibuka pada Jumat (18/9/2020) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kembali dibuka pada Jumat (18/9/2020) pagi.

Pengunjung sudah dapat berbelanja di Pasar Mayestik dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Ya hari ini sudah dibuka,” kata Kepala Pasar Mayestik, Rizqan Almahdi saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Mayestik Ditutup 3 Hari

Pasar Mayestik sebelumnya terpaksa ditutup sementara selama tiga hari karena penemuan kasus Covid-19. Penutupan dilakukan sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2020.

Berkait dengan sterilisasi area, pihak manajemen Pasar Mayestik telah melakukan penyemprotan disinfektan setiap hari pada sore dan malam.

“Saya mengimbau bahwa sesuai arahan pimpinan dan berdasarkan aturan dari Gubernur DKI untuk semua komponen di pasar-pasar baik pegawai, pedagang dan pengunjung jangan badung. Laksanakan 3M dengan konsisten untuk melindungi kita semua,” ujar Risqan.

Sebelumnya, Pasar Mayestik ditutup selama tiga hari menyusul penemuan kasus Covid-19 mulai hari ini Selasa (15/9/2020) pukul 12.00 WIB hingga Kamis (17/9/2020).

Baca juga: Polemik Informasi Pedagang Meninggal Terpapar Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Pasar Mayestik

Rizqan mengatakan, kasus positif Covid-19 dialami oleh seorang pedagang di salah satu lantai Pasar Mayestik.

“Untuk protokol yang kita terapkan bahwa sesuai Peraturan Gubernur (88 Tahun 2020), kita akan tutup total gedung pasar selama 3 hari,” kata Rizqan sata dikonfirmasi, Selasa (15/9/2020) pagi.

Rizqan menambahkan, saat ini pedagang tersebut sudah dirawat di rumah sakit.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung Butuh Rp 5 Triliun

Wagub DKI: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung Butuh Rp 5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bogor Tiadakan Kebijakan Ganjil Genap untuk Akhir Pekan Ini

Pemkot Bogor Tiadakan Kebijakan Ganjil Genap untuk Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Sempat Bertemu Pembunuh Anaknya, Ibu Ade Sara : Assyifa Kalau Memang Kamu Pelakunya, Tante Maafkan Kamu

Sempat Bertemu Pembunuh Anaknya, Ibu Ade Sara : Assyifa Kalau Memang Kamu Pelakunya, Tante Maafkan Kamu

Megapolitan
Wagub: 7,6 Kilometer Lahan di Bantaran Ciliwung Bisa Dinormalisasi

Wagub: 7,6 Kilometer Lahan di Bantaran Ciliwung Bisa Dinormalisasi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Sudah Menyebar di Jakarta Tanpa Terdeteksi?

Virus Corona B.1.1.7 Sudah Menyebar di Jakarta Tanpa Terdeteksi?

Megapolitan
Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

Megapolitan
Ikappi Ingatkan PD Pasar Jaya Tak Menyepelekan Pendataan Pedagang untuk Vaksinasi Covid-19

Ikappi Ingatkan PD Pasar Jaya Tak Menyepelekan Pendataan Pedagang untuk Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Isi Pledoi Pembunuh Ade Sara, Assyifa: Mohon Putusan Ringan Agar Saya Bisa Melanjutkan Pendidikan...

Isi Pledoi Pembunuh Ade Sara, Assyifa: Mohon Putusan Ringan Agar Saya Bisa Melanjutkan Pendidikan...

Megapolitan
Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X