Jadi Klaster dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua di DKI, Kemenhub Klaim Sudah Taat Protokol

Kompas.com - 19/09/2020, 23:08 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menanggapi informasi mengenai adanya 175 kasus Covid-19 di Kemenhub.

Dengan 175 kasus itu, Kemenhub berada di urutan kedua klaster penyebaran Covid-19 di kementerian/lembaga. 

Menurut Adita, pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Seperti melakukan disinfektan di area kantor secara berkala, pembatasan jumlah pegawai yang bekerja di kantor dan melaksanakan tugas dari rumah (work from home) sesuai Surat Edaran MenPAN RB, dan penerapan protokol kesehatan lainnya secara ketat," ucap Adita saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (19/9/2020).

Baca juga: Aturan Baru Kemenhub: 7 Kelengkapan Wajib Bagi Pemilik Sepeda

Ia menyebutkan bahwa angka 175 kasus merupakan angka akumulasi sejak awal pandemi. Artinya, sebagian pasien telah sembuh.

Kemenhub juga umumnya melakukan penutupan sementara terhadap gedung bila ada pegawai yang terpapar.

"Jadi disesuaikan dengan situasi pandemi saat itu dan kantor pun bermacam-macam ada yang milik sendiri ada yang menyewa jadi kebijakannya disesuaikan dengan kondisi saat itu. Umumnya dilakukan penutupan," kata dia.

Adita menngatakan, pihaknya juga terus melakukan tes swab Covid-19 secara rutin.

Sebelumnya diberitakan, Kemenkes RI menjadi klaster penyebaran Covid-19 tertinggi di wilayah DKI Jakarta dengan 252 kasus.

Informasi tersebut dikutip dari paparan data klaster penularan Covid-19 DKI Jakarta pada situs corona.jakarta.go.id yang diperbarui datanya pada 18 September 2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X