Kelurahan Cengkareng Timur Catat Kasus Aktif Covid-19 Terbanyak, Kebanyakan dari Klaster Keluarga

Kompas.com - 21/09/2020, 11:52 WIB
Ilustrasi virus corona, Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona, Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelurahan Cengkareng Timur di Jakarta Barat tercatat sebagai kelurahaan dengan kasus aktif Covid-19 tertinggi di Ibu Kota saat ini.

Berdasarkan data di situs web corona.jakarta.go.id, hingga Senin (21/9/2020) pagi kasus positif Covid-19 di kelurahan itu sebanyak 99 orang. Di bawahnya terdapat Keluharan Rawasari di Jakarta Pusat dengan 98 kasus 3, Kebon Melati juga Jakarta Pusat dengan 91 kasus, Cempaka Putih Barat (Jakarta Pusat) 86 kasus, dan Lagoa, Jakarta Utara dengan 82 kasus.

Lurah Cengkareng Timur, Ardih Muhur menyebutkan, kebanyakan kasus Covid-19 di wilayahnya terjadi di antara anggota keluarga warga.

"Banyak sih klaster rumah tangga," kata Ardih melalui pesan singkat, Senin.

Baca juga: Cegah Klaster Keluarga, Lakukan Ini Saat Beraktivitas di Luar Rumah

Ardih menyampaikan, biasanya yang terjadi yaitu salah satu anggota keluarga terkena Covid-19 di tempat lain seperti di kantor, pasar atau tempat lainnya.

Setelah itu orang tersebut kontak dan menularkan Covid-19 ke anggota keluarganya di rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah yang dilakukan Kelurahan Cengkareng Timur untuk mencegah penularan ialah membawa seluruh pasien positif Covid-19 ke Wisma Atlet.

"Kalau kami koordinasi sama puskesmas, mengimbau warga yg kena untuk mau diberangkatkan Wisma Atlet," ucap Ardih.

Saat ini, pasien-pasien tersebut sudah dirujuk ke Wisma Atlet untuk menjalani pemulihan.

Jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta kembali naik hingga hari Minggu kemarin, yakni mencapai 62.886 orang. Dari total pasien positif Covid-19 itu, sebanyak 49.209 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 78,3 persen.

Sementara itu, 1.561 pasien di DKI Jakarta dilaporkan meninggal dunia atau setara 2,5 persen dari total kasus positif Covid-19.

Pada Minggu kemarin, jumlah kasus aktif di Jakarta sebanyak 12.116 orang. Orang-orang itu masih menjalani perawatan di rumah sakit atau menjalani isolasi mandiri.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Megapolitan
Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Megapolitan
Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Megapolitan
Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

Megapolitan
Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Megapolitan
Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Megapolitan
Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Penyebab Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Akan Selidiki Penyebab Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
UPDATE 21 September: Tambah 12 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 21 September: Tambah 12 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 21 September: 32 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

UPDATE 21 September: 32 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

Megapolitan
Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Megapolitan
Informasi Lengkap Seputar Rencana Penerapan Ganjil Genap di Margonda Depok

Informasi Lengkap Seputar Rencana Penerapan Ganjil Genap di Margonda Depok

Megapolitan
Kekacauan Usai Margonda Diterpa Puting Beliung: Ratusan Gardu Listrik Rusak, Pohon Tumbang, dan Mobil Ringsek

Kekacauan Usai Margonda Diterpa Puting Beliung: Ratusan Gardu Listrik Rusak, Pohon Tumbang, dan Mobil Ringsek

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.