Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

Kompas.com - 21/09/2020, 20:02 WIB
Bendungan Katulampa, Bogor, Senin (24/2/2020). Level ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 70 cm atau siaga 4. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOBendungan Katulampa, Bogor, Senin (24/2/2020). Level ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 70 cm atau siaga 4.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah lurah di Jakarta Selatan mengimbau warganya di bantaran Kali Ciliwung untuk waspada lantaran kondisi Bendungan Katulampa di Bogor, Jawa Barat siaga I pada Senin (21/9/2020) pukul 18.00 WIB.

Lurah Lenteng Agung, Bayu Pasca Sasongko mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan ke warga yang ada di bantaran Kali Ciliwung untuk waspada.

Adapun warga yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung sebanyak 10-15 kepala keluarga.

“PPSU sudah menyampaikan ke warga terdekat,lalu di Grup Whatsapp dengan RT terdekat. Untuk saat ini kita memberitahukan kepada warga untuk waspada,” kata Bayu saat dikonfirmasi, Senin malam.

Baca juga: Warga Depok Sekitar Ciliwung Siaga Banjir, Air dari Katulampa Diprediksi Tiba Pukul 21.00-23.00

Menurut dia, warganya yang tinggal di dekat Kali Ciliwung agak sulit menghindari banjir jika tak bersiap-siap.

Sementara itu, Lurah Bukit Duri, Achmad Syarief mengatakan, pihaknya juga telah mengimbau warganya yang berada di daerah rawan banjir di Bukit Duri.

Adapun daerah yang berada di bantaran Kali Ciliwung di kawasan Bukit Duri adalah RW 10, 11, dan 12.

“Air kira-kira 7-8 jam sampai ke Bukit Duri dan sudah saya instruksikan diri untuk siap-siap. Saya sampaikan selalu kondisi ke warga yang terburuk. Jadi jangan sampai santai. Mudah-mudahan engga,” kata Syarief saat dikonfirmasi.

Baca juga: Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

Pihaknya telah mengimbau warganya untuk memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi. Barang-barang yang ada di lantai 1 diminta pindahkan ke lantai 2.

“Warga di Bukit Duri sudah diworo-woro lewat grup Whatsapp. Lantai 1 biasanya sudah dikosongkan. Motor bisa dibawa ke kantor kelurahan,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Megapolitan
Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Megapolitan
Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Megapolitan
Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Megapolitan
Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Megapolitan
Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X