Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Kompas.com - 21/09/2020, 21:33 WIB
Cold storage di KM Starindo Jaya Maju VI tempat penemuan lima ABK di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Kamis (17/9/2020). TRIBUNJAKARTA.com/GERALD LEONARDO AGUSTINOCold storage di KM Starindo Jaya Maju VI tempat penemuan lima ABK di perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Kamis (17/9/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Kepulauan Seribu memastkan bahwa lima jenazah anak buah kapal (ABK) yang ditemukan dalam freezer kapal ikan KM Starindo Jaya Maju VI tewas karena Covid-19.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond mengatakan, kesimpulan itu diambil setelah hasil visum dari jenazah keluar.

"Hasil visum et repertum menunjukkan bahwa lima ABK KM Starindo Jaya Maju VI itu meninggal dunia akibat mengonsumsi minuman keras oplosan," kata Morry.

Baca juga: Rekan Sebut 5 Jenazah ABK Dimasukkan ke Freezer Kapal untuk Diserahkan ke Keluarga

Morry mengatakan, hasil visum menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kemudian, hasil penyaringan alkohol positif sementara lambung korban kosong.

Hal tersebut kemudian sesuai dengan keterangan saksi yakni rekan yang sama-sama melaut dengan korban.

Ia juga menjelaskan bahwa kelima ABK itu tewas setelah menenggak miras oplosan racikan salah satu korban.

"Akibat yang dirasakan para korban setalah mengonsumsi miras oplosan tersebut, badan terasa lemas, kejang-kejang, perut terasa mual, kepala pusing, suhu badan panas, sesak nafas dan tak lama meninggal dunia. Ini kita dapat dari keterangan para saksi ABK," ujar Morry.

Adapun kelima jenazah tersebut ditemukan polisi saat sedang melaksanakan operasi yustisi di tengah laut.

Morry mengatakan, peristiwa penemuan kapal ini terjadi kemarin sekitar pukul 14.15 WIB.

Ketika tengah berpatroli di tengah lautan, polisi melihat KM Starindo Jaya Maju VI yang sedang mengangkut puluhan awak.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Megapolitan
Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Megapolitan
UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Megapolitan
Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Megapolitan
Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X