Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Kompas.com - 21/09/2020, 22:41 WIB
Pasca hujan deras, banjir menggenangi kawasan Citraland, Grogol Petamburan, Jakarta Barat Senin (21/9/2020) dok. istimewaPasca hujan deras, banjir menggenangi kawasan Citraland, Grogol Petamburan, Jakarta Barat Senin (21/9/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah hujan deras, kawasan Citraland, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, digenangi air.

Tito salah seorang warga yang sedang melintasi kawasan tersebut mengatakan, banjir merendam jalanan hingga ketinggian 30 sentimeter.

Ia mengatakan, akibat dari genangan banjir, sepeda motor mulai kesulitan melintas. Banyak juga yang terpaksa berhenti karena khawatir kendaraan mogok.

Baca juga: Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

"Kalau mobil masih bisa jalan walau agak pelan," kata Tito melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com.

Menurut Tito, sebagian sepeda motor juga terlihat mogok karena mencoba menerobos banjir.

Meski begitu, ia menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas di sekitar lokasi masih cukup padat.

Tito mengaku belum melihat petugas yang membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar genangan banjir.

Sejumlah ruas jalan mulai tergenang air setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah Jakarta pada Senin (21/9/2020) sejak pukul 18.30 WIB.

Berdasarkan data sementara yang dilaporkan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, sejumlah ruas jalan yang terendam di Jakarta mulai dari kawasan Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Adapun ruas jalan tersebut yakni Jalan Jenderal Sudirman kawasan Karet Semanggi (Depan Universitas Atmajaya) dengan Tinggi Muka Air (TMA) 30 sentimeter, Kolong Semanggi kawasan Sudirman-Setiabudi dengan TMA 20 sentimeter, Jalan Dr. Satrio Kuningan-Semanggi dengan TMA 30 sentimeter, dan Komplek Polri (Depan DPK) Karet Semanggi dengan TMA 15 sentimeter.

Kemudian, wilayah Jakarta Barat meliputi Jalan Palmerah Utara di Kelurahan Palmerah dengan TMA 15 sentimeter dan Taman Katalia Selatan di Kelurahan Kota Bambu Utara dengan TMA 15 sentimeter.

Selanjutnya, wilayah Jakarta Pusat mulai dari Jalan Gatot Subroto Kelurahan Petamburan terendam dengan TMA 10 sentimeter dan Jalan Karet Pasar Baru Timur di Kelurahan Karet Tengsin Timur dengan TMA 30 sentimeter.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Megapolitan
Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Megapolitan
Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Megapolitan
Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Megapolitan
Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Megapolitan
Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Megapolitan
Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Megapolitan
Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Megapolitan
 Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Fraksi Demokat Minta Hasil Tes PCR Bisa Ditingkatkan Jadi Maksimal 2x24 Jam

Fraksi Demokat Minta Hasil Tes PCR Bisa Ditingkatkan Jadi Maksimal 2x24 Jam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X