Pemkot Bekasi Akan Pasang Layanan Netflix di Ruang Isolasi di Stadion Patriot agar Pasien Covid-19 Tak Jenuh

Kompas.com - 22/09/2020, 05:37 WIB
Ruang isolasi Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (15/9/2020). Dokumen Pemkot BekasiRuang isolasi Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (15/9/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan akan memasang televisi dengan layanan Netflix di Stadion Patriot Chandrabaga yang kini jadi rumah sakit darurat  Covid-19.

“Coba dipikirkanlah, pasang kira-kira televisi 42 inchi, kasih Netflix biar dia (pasien Covid-19) nonton. Nanti satu ruangan satu televisi,” kata Rahmat saat memberi pengarahan kepada ke Dinas Keseahtan Kota Bekasi, Senin (21/9/2020).

Netflix merupakan salah satu penyedia layanan media streaming digital yang berkantor pusat di AS. Bisnis utama perusahaan itu adalah layanan berlangganan streaming yang menawarkan film dan program televisi.

Menurut Rahmat, dengan adanya layanan Netflix, pasien Covid-19 diharapkan tidak jenuh atau stres selama di ruang isolasi.

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri di Tempat Tak Memadai Akan Dijemput ke Stadion Patriot Chandrabaga

“Biar dia bisa senang (dipasang televisi dengan layanan Netflix). Nanti satu ruangan satu televisi. Jadi saya kira lebih representatif di sini (isolasi) daripada di rumah,” kata Rahmat.

Kadinkes Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengatakan, akan menyiapkan televisi dengan layanan Netflix tersebut di tiap ruang isolasi. Menurut dia, fasilitas yang ada di RSD Patriot Chandrabaga telah sesuai dengan prosedur rumah sakit darurat.

“Fasilitas di ruang darurat isolasi di stadion ini, dimana sekarang fasilitas yang sudah dilengkapi sesuai dengan standar darurat. Kami punya tiap kamar satu pasien,” kata dia.

“Kemudian untuk tekanan negatifnya (Hepa Filter) sudah kami lengkapi, oksigen sudah ada, untuk infus juga apabila diperlukan. Kami juga tadi diminta untuk melengkapi dengan televisi untuk mengantisipasi ada kejenuhan dari pasien,” tambah Tanti.

Kemarin, satu pasien Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) mulai menjalani perawatan di Stadion Patriot Chandrabaga itu.

“Hari ini sudah ada, Pak E, umur 33 tahun yang dirawat. Ini masih muda, biasanya di atas 55 sampai 60-an. Ini orang pertama dari 57 bed yang kami sediakan untuk isolasi,” kata Rahmat Effendi kepada wartawan, kemarin.

Rahmat menyampaikan, pasien Covid-19 pertama yang dirawat di Stadion Patriot adalah warga Rawalumbu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X