[POPULER JABODETABEK] Katulampa Siaga 1 dan Banjir Kiriman di Jakarta | Suara Dentuman Kembali Terdengar Kemarin

Kompas.com - 22/09/2020, 07:34 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor melaporkan adanya kenaikan level tinggi muka air (TMA) Bendung Ciliwung-Katulampa hingga 250 cm pada Senin (21/9/2020) pukul 18.18 WIB. dok BNPBBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor melaporkan adanya kenaikan level tinggi muka air (TMA) Bendung Ciliwung-Katulampa hingga 250 cm pada Senin (21/9/2020) pukul 18.18 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada Senin (21/9/2020) sore, warga Jakarta mendapat peringatan serius soal bencana banjir yang kemungkinan akan terjadi pada dini hari.

Peringatan itu menyusul setelah Bendungan Katulampa hanya dalam waktu satu jam berubah status dari siaga 3 ke siaga 1.

Wali Kota Bogor Bimar Arya pun langsung memperingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan kemungkinan banjir kiriman.

Baca juga: 22 RT di Kembangan, Jakarta Barat, Masih Terendam Banjir Selasa Pagi Ini

Pemkot Bogor, Pemkot Depok, hingga Pemprov DKI Jakarta meyebarkan dengan cepat peringatan dini kepada seluruh warga di bantaran Kali Ciliwung.

Pagi ini, banjir masih terjadi di sejumlah titik di Jakarta.

Berita soal banjir di Jakarta itu menjadi isu terpopuler sepanjang kemarin.

Berikut empat berita terpopuler di Megapolitan Kompas.com:

1. Katulampa siaga 1

adan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat status siaga 1 di Bendung Katulampa, Bogor terjadi hanya dalam kurun sekitar 1 jam.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati berujarhal tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang sangat lebat di sebagian wilayah Bogor.

• Pukul 17.00 WIB/TMA 0 Cm/Gerimis Halus (Siaga 4)
• Pukul 17.49 WIB/TMA 40 Cm/Gerimis (Siaga 4)
• Pukul 17.53 WIB/TMA 120 Cm/Hujan (Siaga 3)
• Pukul 17.58 WIB/TMA 170 Cm/Hujan (Siaga 2)
• Pukul 18.04 WIB/TMA 200 CM/Hujan (Siaga 2)
• Pukul 18.10 WIB/TMA 220 Cm/Hujan (Siaga 1)
• Pukul 18.17 WIB/TMA 240 Cm/Hujan (Siaga 1)
• Pukul 18.18 WIB/TMA 250 Cm/Hujan (Siaga 1)

Raditya meminta warga di sekitar bantaran Sungai Ciliwung, utamanya wilayah hilir seperti Depok dan Jakarta agar mengantisipasi kiriman air dari Katulampa malam.

Baca selengkapnya di sini.

2. Daftar 25 kelurahan dengan kasus Covid-19 terbanyak di Jakarta

Jumlah pasien positif Covid-19 kembali naik hingga Minggu (20/9/2020), yakni mencapai 62.886 orang.

Dari total pasien positif Covid-19 itu, sebanyak 49.209 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 78,3 persen.

Sementara itu, 1.561 pasien di DKI Jakarta dilaporkan meninggal dunia atau setara 2,5 persen dari total kasus positif Covid-19.

Baca juga: Daftar 32 Ruas Jalan di Jakarta yang Masih Terendam Banjir Pagi Ini

Adapun sampai Minggu kemarin, jumlah kasus aktif di Jakarta sebanyak 12.116 orang. Artinya, mereka masih menjalani perawatan di rumah sakit atau menjalani isolasi mandiri.

Berdasarkan data di situs web corona.jakarta.go.id hingga Senin (21/9/2020) pagi, kasus positif Covid-19 tersebar di semua kelurahan di Jakarta yakni 267 kelurahan.

Situs web resmi Pemprov DKI itu juga menampilkan data 25 kelurahan dengan kasus tertinggi Covid-19.

Dari daftar 25 kelurahan, ada 3 kelurahan yang terletak di Jakarta Pusat, 6 kelurahan di Jakarta Utara, 5 kelurahan di Jakarta Barat, 1 kelurahan di Jakarta Selatan, dan 10 kelurahan di Jakarta Timur.

Baca selenkapnya di sini.

3. Suara dentuman misterius terdengar lagi Senin pagi

Suara dentuman misterius sebanyak dua kali kembali terdengar di beberapa wilayah Jakarta, Senin (21/9/2020) pagi.

Suara dentuman itu terjadi sekitar pukul 05.33 WIB. Belum diketahui asal suara dentuman tersebut. Suara dentuman juga terdengar pada Minggu malam kemarin.

Ardito, salah satu warga Duren Sawit, Jakarta Timur, mengatakan, suara dentuman cukup keras hingga membangunkan tidurnya pada Senin pagi.

"Iya kebangun gara-gara dentuman nih, kedengaran dua kali," ujar Ardito melalui pesan singkat.

Baca juga: Dentuman Misterius Jakarta Bukan yang Pertama, Sudah 5 Kali di Indonesia

Menurut Ardito, suara dentuman tersebut terdengar seperti suatu benda besar yang jatuh. Bunyi tersebut terdengar sangat cepat, dalam hitungan detik.

"Suaranya kayak suara barang jatuh. Tidak seperti suara petir yang geruduk-geruduk gitu sih. Sebentar banget suaranya, tidak sampai 5 detiklah," kata dia.

Annisa (25), warga Manggarai, Jakarta Selatan, juga mendengarkan suara dentuman yang tidak diketahui asalnya pada Senin pagi.

"Suara dentuman saya dengar jam 05.30 WIB. Saya lagi mau beres-beres rumah. Saya dengarnya dua kali," katanya.

Baca selengkapnya di sini.

4. Warga Jakarta bersiaga hadapi banjir

Ketinggian muka air di Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, mengalami peningkatan setelah diguyur hujan deras sejak Senin (21/9/2020) sore.

Tercatat, pukul 18.18 WIB, tinggi muka air di bendungan peninggalan zaman kolonial itu berada di 250 sentimeter atau berstatus siaga satu.

Petugas Jaga Bendung Katulampa Achmad Aliyudin mengatakan, naiknya ketinggian air disebabkan karena hujan deras yang menyelimuti kawasan Puncak, Bogor.

Achmad mengimbau, agar masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung untuk waspada dan berhati-hati.

Ia memprediksi air akan sampai di Jakarta dalam waktu 8 sampai 12 jam ke depan.

"Masyarakat di bantaran Ciliwung untuk tetap waspada. Sekitar 8-12 jam prediksi air akan sampai Jakarta, atau sekitar pukul 02.00 WIB," kata Achmad

Baca selengkapnya di sini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Afifah Sindir Hasil 15 Tahun PKS Berkuasa di Depok, Imam: Jawabnya Terlalu Jauh

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Debat Pilkada Depok, Imam dan Pradi Malah Saling Tuduh soal Singkatan

Megapolitan
Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Imam Mengaku 20 Tahun Bekerja untuk Depok, Afifah: Yang Terjadi Kita Jauh Tertinggal

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

UPDATE 4 Desember: Pasien Covid-19 di Tangerang Kota Tembus 402, Terbanyak dari Karawaci

Megapolitan
Jelang Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Mengaku Dapat Wejangan dari Ma'ruf Amin

Jelang Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Mengaku Dapat Wejangan dari Ma'ruf Amin

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Pradi Salah Sebut Nomor Urut Sendiri

Debat Pilkada Depok, Pradi Salah Sebut Nomor Urut Sendiri

Megapolitan
TPU Pondok Ranggon Penuh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur Naik Dua Kali Lipat

TPU Pondok Ranggon Penuh, Pemakaman Jenazah Covid-19 di TPU Tegal Alur Naik Dua Kali Lipat

Megapolitan
30 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, MAN 22 Baru Adakan Sekolah Tatap Muka Februari 2021

30 Guru dan Karyawan Positif Covid-19, MAN 22 Baru Adakan Sekolah Tatap Muka Februari 2021

Megapolitan
Idris Bantah jika Depok Disebut Kota Intoleran

Idris Bantah jika Depok Disebut Kota Intoleran

Megapolitan
Debat Pilkada Depok, Pradi: Lembaga Banyak Dikuasai Kelompok Pak Idris

Debat Pilkada Depok, Pradi: Lembaga Banyak Dikuasai Kelompok Pak Idris

Megapolitan
Persiapan TPU Rorotan untuk Jenazah Pasien Covid-19 Sudah Capai 70 Persen

Persiapan TPU Rorotan untuk Jenazah Pasien Covid-19 Sudah Capai 70 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X