TNI AU: Ledakan TNT di Halim merupakan Tradisi Penyambutan Prajurit Baru

Kompas.com - 22/09/2020, 09:27 WIB
Ilustrasi dentuman, suara dentuman ShutterstockIlustrasi dentuman, suara dentuman

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Fajar Adriyanto mengatakan, suara dentuman yang terdengar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Senin (21/9/2020) pagi kemarin dan Minggu malam lalu bersumber dari kegiatan Korps Paskhas dalam acara penyambutan prajurit baru di Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Acara penyambutan prajurit baru tersebut, kata Fajar pada Selasa pagi, menggunakan bahan peledak TNT (trinitrotoluene).

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Penerangan Landasan Udara Halim Perdana Kusuma, Mayor Rizwar mengatakan, TNT diledakkan dua kali yaitu pada Minggu lalu pukul 19.30 WIB dan Senin kemarin pukul 05.00 WIB.

Rizwar menyebutkan, peledakan TNT pada acara penyambutan prajurit baru tersebut merupakan sebuah tradisi di Korps Paskhas.

Baca juga: Sumber Dentuman di Jakarta Terjawab, TNI AU Sebut Itu Efek Ledakan TNT pada Kegiatan Paskhas

“Tradisi ini dilakukan untuk menyambut prajurit baru yang masuk ke satuan. Kalau yang kemarin di Yonko 461 Paskhas,” ujar Rizwar, Selasa pagi.

Ia menyebutkan, peledakan TNT tersebut dilakukan di darat, tepatnya di lapangan Yonko 461 Paskhas. Rizwar mengatakan, peledakan itu mengedepankan faktor keamanan.

“Ya ini hanya kegiatan tradisi kok dan dentuman yang kemarin itu lebih kepada efek suara, bukan untuk menghancurkan,” ujar Riswar.

Suara dentuman keras terdengar di langit Jakarta, khususnya Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Senin pagi dan Minggu malam lalu. Senin pagi, dentuman terdengar sekitar pukul 05.33 WIB.

Ardito, salah satu warga Duren Sawit, Jakarta Timur, mengatakan, dentuman cukup keras hingga membangunkan tidurnya.

Menurut Ardito, suara dentuman tersebut terdengar seperti suatu benda besar yang jatuh. Bunyi tersebut terdengar sangat cepat, dalam hitungan detik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X