Banjir di Kampung Melayu Surut, Warga Mulai Bersih-bersih Rumah

Kompas.com - 22/09/2020, 10:25 WIB
Banjir merendam kawasan Kebon Pala, RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020). Dokumentasi Kelurahan Kampung MelayuBanjir merendam kawasan Kebon Pala, RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir di kawasan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur mulai surut sejak pukul 09.00 WIB. Kawasan itu mulai surut setelah sebelumnya terendam banjir setinggi hampir satu meter.

"Sudah turun, sudah mulia surut sejak jam 09.00 tadi pagi," ujar Camat Jatinegara Endang Sofyan ketika dihubungi, Selasa (22/9/2020).

Sebelumnya banjir sempat merendam beberapa wilayah di antaranya RW05 dan RW 04. Kala itu, air berada di posisi tertinggi sekitar pukul 07.00 WIB.

Namun, warga tetap memilih berada di rumah.

Baca juga: 49 RT di DKI Jakarta Masih Terendam Banjir dengan Ketinggian 10 hingga 80 Sentimeter

"Tidak ada yang mengungsi. Semuanya tinggal di rumah," ucap Endang.

Salah satu warga RW 04, Ahmad (26) mengaku kini tengah membersihkan rumahnya dari lumpur bekas banjir.

Menurut mereka lumpur harus cepat dibersihkan agar tak mengering di sudut tembok rumah.

Mengenai banjir sendiri, Ahmad mengaku genangan hari ini lebih cepat surut dari genangan-genangan sebelumnya.

Pasalnya, puncak genangan hanya mencapai hampir satu meter.

"Kalau yang rumahnya dekat kali (Ciliwung) bisa sampai satu meter. Yang rumahnya jauh dari kali paling cuma 60 sampai 70 sentimeter," terang dia.

Baca juga: 22 RT di Kembangan, Jakarta Barat, Masih Terendam Banjir Selasa Pagi Ini

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Sampah Membentang di Samping Pintu Tol JORR Kota Bekasi, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Megapolitan
Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Tenaga Kesehatan di Kota Tangerang Akan Divaksinasi Mulai Minggu

Megapolitan
Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Kasudin Dukcapil Jakpus Meninggal Dunia, DIketahui Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

UPDATE: Bertambah 181, Total Kasus Covid-19 di Tangsel Mencapai 4.790

Megapolitan
Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Korban Kebakaran di Cideng Mengungsi, Semuanya Diminta Jalani Rapid Test

Megapolitan
Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Satpol PP Bubarkan Remaja Berseragam SMA yang Berkerumun di Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Sebuah Mobil Terbakar di Depan Pasar Patra, Api Dipicu Korsleting AC

Megapolitan
Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Alat Tes PCR Rusak, Pemkot Tangsel Masih Tunggu Bantuan Pusat

Megapolitan
4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

4 Upaya Tangsel Atasi Ruang ICU Pasien Covid-19 yang Terisi Penuh

Megapolitan
Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Airin: PPKM Masih Diperlukan untuk Tekan Covid-19

Megapolitan
50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

Megapolitan
Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor Orang yang Tawari Dia Pekerjaan

Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor Orang yang Tawari Dia Pekerjaan

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi di Pasar Kranji Kembali Berjualan, Harga Dipatok Rp 125.000 Per Kg

Pedagang Daging Sapi di Pasar Kranji Kembali Berjualan, Harga Dipatok Rp 125.000 Per Kg

Megapolitan
Wagub DKI : Krisis Lahan Pemakaman Bukan Hanya Terjadi di Jakarta

Wagub DKI : Krisis Lahan Pemakaman Bukan Hanya Terjadi di Jakarta

Megapolitan
Bertambah 2, Ini Daftar 49 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridentifikasi

Bertambah 2, Ini Daftar 49 Korban Sriwijaya Air SJ 182 yang Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X