Terekam Kamera CCTV, 3 Pencuri Motor yang Kerap Beraksi di Matraman Ditangkap

Kompas.com - 22/09/2020, 16:53 WIB
Ilustrasi pencuri SHUTTERSTOCKIlustrasi pencuri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kelompok pencuri motor tertangkap polisi karena aksinya terekam kamera CCTV di permukiman Matraman, Jakarta Timur.

Para pencuri motor ini terdiri dari FP (21), SK (25) dan seorang dibawah umur berinisial DFR (16). Mereka tertangkap pada Senin (21/9/2020).

Hal tersebut dibenarkan Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Besar Steven Tamuntuan ketika dikonfirmasi.

Baca juga: Polisi Tangkap Dua Pencuri Motor, Sudah 17 Kali Beraksi di Cikarang

Aksi pencurian motor itu terekam kamera CCTV pada Selasa (15/9/2020).

Warga pun menyerahkan bukti rekaman CCTV itu ke pihak kepolisian untuk mempermudah pencarian pelaku.

Alhasil, semua pelaku ditangkap di waktu yang bersamaan.

"Kita tangkap di waktu yang sama tempat berbeda. FDR dan SK di Jakarta Selatan. FP di Jakarta Pusat," kata Steven, Selasa (22/9/2020)

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan satu buah kunci T yang digunakan untuk merusak kunci kontak motor dan sebuah sepeda motor.

Dari hasil pemeriksaan polisi, mereka mengaku sudah beraksi di Mataraman sebanyak tujuh kali. Bahkan, mereka juga kerap menyasar wilayah-wilayah lain di luar Matraman.

Sasaran empuk mereka adalah permukiman warga yang terbilang sepi.

"Jadi ada pembagian tugas. Ada yang tugas mengawasi sekitar selama pelaku yang lain mengambil motor," kata dia.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku 363 KUHP tentang Pencurian Disertai Pemberatan dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

Warga Depok Disebut Paling Tak Patuh Jaga Jarak, Data Ridwan Kamil Dipertanyakan

Megapolitan
Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

Penduduk di Luar DKI Bisa Melamar Tenaga Ahli Jakarta Smart City, Ini Syaratnya

Megapolitan
Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja Di Jakarta Smart City

Berkas yang Perlu Dipersiapkan Untuk Melamar Kerja Di Jakarta Smart City

Megapolitan
Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

Bekasi Jadi Zona Merah Covid-19 Lagi, Ini Kata Wali Kota

Megapolitan
Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Terkendala Cuaca Buruk, Penyelam Belum Bisa Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

Proyek Terowongan Silaturahmi, Jalan Sekitar Istiqlal dan Katedral Dialihkan 20 Januari-31 Maret 2021

Megapolitan
Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Tim DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Update 19 Januari: Berkurang 139, Kini Ada 4.722 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Megapolitan
Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Vs Raffi Ahmad-Ahok

Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Vs Raffi Ahmad-Ahok

Megapolitan
Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Gudang Dekorasi Pernikahan di Kembangan Terbakar

Megapolitan
Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Polisi Akan Cari Pelaku Tawuran di Manggarai Lewat Video di Medsos

Megapolitan
Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad, Polisi: Tamu Tidak Diundang, Datang Sendiri

Megapolitan
Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Pasar Rebo Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Kapasitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Tersisa 13 Persen

Megapolitan
Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Hari Ini, Tenaga Medis di RSD Wisma Atlet Mulai Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X