Istri Mantan Wali Kota Jakbar Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Kompas.com - 24/09/2020, 17:12 WIB
Pemakaman istri mantan Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi, Supriyanti, di makam tanah wakaf keluarga RW 03 Kembangan Utara, Jakarta Barat, Kamis (24/9/2020). ANTARA/Devi NindyPemakaman istri mantan Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi, Supriyanti, di makam tanah wakaf keluarga RW 03 Kembangan Utara, Jakarta Barat, Kamis (24/9/2020).

JAKARAT, KOMPAS.com - Almarhumah istri mantan Wali Kota Jakarta Barat Jakarta Barat Anas Effendi, Supriyanti meninggal.

Almarhumah dimakamkan dengan prosedur tetap (protap) Covid-19 di makam tanah wakaf keluarga kawasan RW 03 Kembangan Utara, Jakarta Barat, Kamis (24/9/2020).

Seperti dikutip Antara, jenazah Supriyanti diberangkatkan dari rumah duka dengan mobil jenazah sekitar pukul 10.00 WIB.

Kemudian, jenazah Supriyanti dibawa oleh sejumlah petugas makam yang menggunakan APD lengkap dan baju hazmat.

Tampak Anas Effendi bersama anak-anak dan cucunya berada di sekeliling pusara tersebut.

Sementara, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengaku mendapatkan kabar meninggalnya Supriyanti pada Kamis dini hari.

"Betul, infonya tadi malam, jam 00.30 WIB," ujar Uus.

Uus mengatakan, saat ini belum dapat melayat. Hal itu karena Uus masih menjalani isolasi karena terpapar COVID-19.

Sementara Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Supriyanti.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga Almarhumah Ibu Supriyanti binti Suparta diterima amal baiknya dan diampuni salah dan khilafnya serta ditempatkan di surga yang tertinggi di sisi Allah," kata Yani.

Hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi dari pihak terkait, apakah Supriyantin terpapar Covid-19 atau tidak.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X