Kompas.com - 25/09/2020, 18:17 WIB
Pengemudi ojek online dengan penumpangnya di Stasiun Tanah abang, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan pengemudi ojek online beroperasi untuk mengangkut penumpang selama PSBB transisi dengan menerapkan protokol kesehatan. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPengemudi ojek online dengan penumpangnya di Stasiun Tanah abang, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan pengemudi ojek online beroperasi untuk mengangkut penumpang selama PSBB transisi dengan menerapkan protokol kesehatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Perhubungan (Sudin Perhubungan) Kota Jakarta Selatan mengungkapkan, 613 pengemudi ojek daring maupun ojek pangkalan melakukan pelanggaran saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dikutip dari Antara, Kasudin Perhubungan Kota Jakarta Selatan Budi Setiawan mengatakan, pihaknya rutin melaksanakan patroli di setiap kecamatan untuk mengawasi kerumunan ojek daring dan ojek pangkalan sejak diberlakukan PSBB pada 14 September.

"Memang masih banyak ditemukan pelanggaran berkumpul lebih dari lima orang," kata Budi, Jumat (25/9/2020).

Baca juga: Satpol PP Jakbar Sebut Banyak Ojol Tak Jalankan Sanksi PSBB dengan Alasan Antar Pesanan

Budi mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap hasil pengawasan yang dilakukan jajaran Sudin Perhubungan Jakarta Selatan dan Dinas Perhubungan Provinsi DKI.

Dari hasil evaluasi tersebut, ada sembilan lokasi yang kerap ditemukan pengemudi ojek daring berkumpul, seperti stasiun, terminal, pasar, halte, perkantoran, mal, ruas jalan, ruko dan apartemen.

"Di wilayah Jakarta Selatan dari 10 kecamatan, hanya satu kecamatan yang nihil pelanggaran, yaitu Kecamatan Pancoran," ujar Budi.

Ia menyebutkan, 613 pelanggaran ditemukan selama pengawasan yang dilakukan dari pada 14-23 September 2020 di 368 lokasi penindakan.

Saat dilakukan penindakan dengan cara membubarkan dan memberikan teguran, para pengemudi ojek daring dan pangkalan tersebut memberikan beragam alasan, walau sudah tahu aturan tidak boleh berkerumun selama PSBB.

"Alasannya istirahat dan menunggu penumpang," kata Budi.

Budi menambahkan, pihaknya terus melakukan patroli mengawasi keberadaan pengemudi ojek daring dan pangkalan di tingkat kecamatan hingga tingkat kota seiring perpanjangan masa PBB hingga 11 Oktober 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 13 April: Kota Bekasi Catat 304 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Wafat

UPDATE 13 April: Kota Bekasi Catat 304 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Wafat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Rizieq Shihab Aktif Cecar Saksi Jaksa | Menengok Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo

[POPULER JABODETABEK] Rizieq Shihab Aktif Cecar Saksi Jaksa | Menengok Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo

Megapolitan
UPDATE 13 April: Depok Catat 198 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 13 April: Depok Catat 198 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Tangerang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Tangerang Hujan

Megapolitan
Lebih Mudah, Begini Cara Memperpanjang SIM Online Melalui Aplikasi Sinar

Lebih Mudah, Begini Cara Memperpanjang SIM Online Melalui Aplikasi Sinar

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok, 14 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok, 14 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 14 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 14 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini, 14 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini, 14 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 14 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 14 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Kedua, 14 April 2021, di Bekasi

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Kedua, 14 April 2021, di Bekasi

Megapolitan
Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Megapolitan
Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Megapolitan
2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

Megapolitan
Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Megapolitan
Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X