Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Kompas.com - 26/09/2020, 12:06 WIB
Bakal calon wali kota Depok, Pradi Supriatna (kanan) dan wakilnya, Afifah Alia (kiri) dari poros Gerindra-PDI-P mendaftarkan diri ke KPU Kota Depok, Jumat (4/9/2020). IstimewaBakal calon wali kota Depok, Pradi Supriatna (kanan) dan wakilnya, Afifah Alia (kiri) dari poros Gerindra-PDI-P mendaftarkan diri ke KPU Kota Depok, Jumat (4/9/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Calon wali kota Depok petahana, Pradi Supriatna menyebut bahwa masa cuti yang ia jalani selama 71 hari ke depan bukan waktunya leha-leha.

Kader Gerindra yang saat ini menjabat wakil wali kota Depok itu memang diharuskan cuti dari jabatannya selama masa kampanye Pilkada Depok 2020, terhitung mulai hari ini sampai 5 Desember nanti.

"Ini bukan mengisi waktu luang malah, karena memang ini masa sosialisasi, masa kampanye, ya pasti masyarakat ingin dikunjungi," ujar Pradi saat dihubungi, Sabtu (26/9/2020).

"Pastinya ada kelonggaran waktu terutama untuk keluarga. Kadang-kadang istri pulang, mungkin saya belum pulang. Nah sekarang saya yang bisa menyesuaikan," tambahnya.

Baca juga: Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap Saling Sikut di Masa Kampanye

Pradi berjanji akan senantiasa mematuhi prosedur kampanye yang ditetapkan oleh KPU.

Ia yang sempat ditegur Mendagri Tito Karnavian karena diarak massa pendukung saat pendaftaran ke KPU Kota Depok itu juga berjanji aktivitas kampanyenya akan memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, hal itu sudah ia buktikan dalam helatan pengundian nomor urut Kamis lalu. Pihaknya datang hanya didampingi ketua dan sekretaris partai pendukung.

"Ada 2 alternatif (kampanye), pertemuan terbatas atau dengan metode virtual. Yang paling efektif, ya metode virtual. Sebatas tidak menimbulkan banyak kerumunan ya dengan mengikuti SOP medik, saya pikir tidak ada masalah," ungkap Pradi.

"Kami tetap mengikuti aturan yang sudah diberikan oleh KPU kepada kami sebagai paslon. Semua ini akan kami laporkan. Timeline dan jadwal kami akan kami laporkan ke KPU termasuk kepada panwas," sambungnya.

Baca juga: Wali Kota Depok dan Wakilnya Cuti Kampanye 71 Hari, Pemprov Jabar Tunjuk Pejabat Sementara

Di Pilkada Depok 2020, Pradi bakal berduet dengan Afifah Alia, kader perempuan PDI-P yang gagal lolos ke Senayan pada Pileg 2019 lalu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Vaksinasi Nakes Kota Bekasi: Dosis Pertama 94,5 Persen, Dosis Kedua 68,8 Persen

UPDATE Vaksinasi Nakes Kota Bekasi: Dosis Pertama 94,5 Persen, Dosis Kedua 68,8 Persen

Megapolitan
Rentan Tertular Covid-19, Wartawan Senang Bisa Terima Vaksinasi

Rentan Tertular Covid-19, Wartawan Senang Bisa Terima Vaksinasi

Megapolitan
Depok Daftarkan 18.850 Tenaga Kependidikan untuk Vaksinasi Covid-19

Depok Daftarkan 18.850 Tenaga Kependidikan untuk Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Wartawan Ikuti Vaksinasi di GBK, Acara Berlangsung Tertib

Lebih dari 1.000 Wartawan Ikuti Vaksinasi di GBK, Acara Berlangsung Tertib

Megapolitan
Gara-gara Rusak Tembok dan Bangun Warung di Tanah Milik Suziana, Nadih Ditangkap

Gara-gara Rusak Tembok dan Bangun Warung di Tanah Milik Suziana, Nadih Ditangkap

Megapolitan
Dari Bang Ali hingga Ahok, Cerita Para Mantan Gubernur DKI Tangani Banjir di Jakarta

Dari Bang Ali hingga Ahok, Cerita Para Mantan Gubernur DKI Tangani Banjir di Jakarta

Megapolitan
3 Orang Tewas dalam Penembakan di Kafe di Cengkareng, Jakarta Barat

3 Orang Tewas dalam Penembakan di Kafe di Cengkareng, Jakarta Barat

Megapolitan
Peringatan IDI Usai 10 Nakes Puskesmas Jombang Terpapar Covid-19 meski Sudah Divaksinasi...

Peringatan IDI Usai 10 Nakes Puskesmas Jombang Terpapar Covid-19 meski Sudah Divaksinasi...

Megapolitan
Cerita Pemerintah Hindia Belanda Habiskan Jutaan Gulden, tetapi Tak Bisa Atasi Banjir Jakarta

Cerita Pemerintah Hindia Belanda Habiskan Jutaan Gulden, tetapi Tak Bisa Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Rumah Kontrakan 4 Pintu di Pulogadung Ludes Terbakar Kamis

Rumah Kontrakan 4 Pintu di Pulogadung Ludes Terbakar Kamis

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik: Persiapan Belajar Tatap Muka dan Target 5 Juta Guru

Vaksinasi Covid-19 untuk Tenaga Pendidik: Persiapan Belajar Tatap Muka dan Target 5 Juta Guru

Megapolitan
Tersangka Dimaafkan, Kasus Pencurian Ponsel Milik Selebgram Ajudan Pribadi Tak Berlanjut ke Pengadilan

Tersangka Dimaafkan, Kasus Pencurian Ponsel Milik Selebgram Ajudan Pribadi Tak Berlanjut ke Pengadilan

Megapolitan
Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Sukmajaya Paling Banyak

Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Sukmajaya Paling Banyak

Megapolitan
Menanti Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Tangsel

Menanti Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Tangsel

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Berlanjut Hari Ini Setelah Sempat Dihentikan

Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Berlanjut Hari Ini Setelah Sempat Dihentikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X